Wednesday, 21 June 2017

Jahatnya Framing Tempo, Menyebut Kelompok 'Sahur On The Road' Pelaku Kejahatan

Indonesian Free Press -- Tempo tak kenal lelah memojokkan umat Islam dalam pemberitaannya. Kali ini mereka membuat framing jahat terkait peristiwa penusukan seorang prajurit TNI. Dalam judul beritanya tertulis: Anggota TNI Tewas Ditusuk Kelompok 'Sahur On The Road'.

Judul tersebut dimuat dalam Tempo.co pada Ahad, 18 Juni 2017. Kemudian diganti dengan judul: Tentara Ditusuk, Pengemudi Ayla Tabrak Kelompok 'Sahur On The Road'. Alasannya karena tentara yang ditusuk tidak tewas.

Judul telah diubah, namun framing media tersebut menyudutkan umat Islam masih kuat terasa. Dalam lead tertulis:

Sekelompok pemuda yang tengah melakukan 'sahur on the road' terlibat penyerangan terhadap anggota TNI Angkatan Darat di dekat patung Ondel-ondel, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"15 TAHUN KPK KERJA: MAKIN SIBUK MAKIN BAIK, PADAHAL KORUPSI MAKIN BANYAK"

Indonesian Free Press -- Semakin #OTTrecehan semakin sadar kita bahwa ini hanya pengalihan...

Kita memang terbiasa ditipu...
Berabad-abad...

Negara kita punya lembaga audit...
Hasil temuan bertrilyun2....
Itu uang negara...

#OTTrecehan bukan uang negara..

Sementara auditor mengeluh kenapa temuan mereka justru tidak menjadi alat bukti korupsi... #AuditBPK vs #ottrecehan

Apalagi kalau KPK mau advokasi SDA/ESDM... ini contohnya temuan di PT Freeport... nilai kerusakan lingkungan hampir 200 Trilyun..

Pertanyaanya: kenapa hasil audit ber-TT kerugian negara susah payah ini gak jadi temuan korupsi? Lalu belok cari THR idulfitri? 😁😁😁😁

OTT dalam terminologi hukum berbeda dengan OTT dalam terminologi KPK...

Rusia Ancam Tembak Pesawat Amerika

Indonesian Free Press -- Konflik Suriah semakin panas setelah Amerika menembak jatuh pesawat pembom Suriah. Rusia mengancam akan menembak jatuh pesawat Amerika yang terbang di wilayah yang dikuasai Rusia di Suriah.

"Di area-area dimana pesawat-pesawat Rusia melancarkan misi tempur di Suriah, setiap obyek terbang, termasuk jet-jet dan drone dari koalisi internasional (Amerika) yang berada di sebelah barat Sungai Eufrat akan dianggap sebagai sasaran oleh sistem pertahanan Rusia," demikian pernyataan Kemenhan Rusia, 20 Juni, seperti dilaporkan Veterans Today.

Sejalan dengan ancaman itu, Rusia juga mengumumkan telah menghentikan 'kontak' dengan Amerika yang selama ini disepakati digunakan untuk mencegah terjadinya kesalah-fahaman dan meluasnya konflik. Rusia menyebut tindakan Amerika menembak pesawat Suriah sebagai 'tindakan agresi'.

Tuesday, 20 June 2017

Isolasi Qatar Gagal, Saudi Kembali Kalah

Indonesian Free Press -- Saudi Arabia kembali mengalami kekalahan setelah politik isolasi Qatar yang digagasnya menunjukkan tanda-tanda gagal total. Ini menyusul sejumlah kegagalan lain yang dialami Saudi dalam beberapa tahun terakhir, seperti konflik Suriah dan Yaman, dan secara umum adalah kegagalan mengisolir Iran.

Setelah dengan 'gagah berani' mengumumkan pemutusan hubungan diplomatik dan isolasi Qatar bulan ini, koalisi pimpinan Saudi Arabia menunjukkan tanda-tanda mengendur.

Seperti dilaporkan Sputnik News, 15 Juni lalu, Menlu Saudi Adel al-Jubeir mengatakan bahwa blokade 'de facto' yang diterapkan kepada Qatar sebenarnya bukanlah blokade dan Saudi Arabia bersedia untuk mengijinkan pengiriman bahan-bahan makanan dan obat-obatan yang dibutuhkan Qatar.

Monday, 19 June 2017

Hanya di Republik Tongkol


Suriah Timur Makin Panas, Amerika Tembak Jatuh Pesawat Suriah

Indonesian Free Press -- Pesawat tempur Amerika menembak jatuh pesawat pembom Suriah di wilayah Raqqa, Minggu (18 Juni), menandai semakin panasnya konflik di Suriah timur setelah pemberontak terusir dari Aleppo dan kota-kota di barat Suriah.

Seperti laporan Reuters, 19 Juni, Amerika mengklaim menembak jatuh pesawat Suriah setelah pesawat itu membom pasukan milisi dukungan Amerika. Namun Suriah mengklaim pesawatnya ditembak jatuh saat tengah menjalankan misi menyerang ISIS.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi negara, militer Suriah menyebutkan bahwa selain pesawatnya jatuh, pilotnya juga hilang. Pesawat tersebut jatuh di dekat Desa Rasafah.

Unjuk Gigi, Iran Luncurkan Rudal Jarak Jauh ke Suriah

Indonesian Free Press -- Iran meluncurkan rudal jarak jauh ke posisi pemberontak di Suriah timur sebagai aksi balasan atas serangan teroris yang menghantam Teheran tanggal 7 Juni lalu. Di sisi lain, Amerika juga memperkuat cengkeramannya di Suriah timur dengan menggelar senjata artileri jarak jauh yang mengancam kedudukan pasukan Suriah.

Kedua hal tersebut menandai konflik Suriah telah berpindah ke wilayah padang pasir Suriah timur yang selama ini diabaikan oleh pihak-pihak yang bertikai di Suriah. Dengan menguasai wilayah Suriah timur Amerika berharap bisa memotong suplai bantuan Iran-Irak ke Suriah. Sebaliknya, Iran memandang jalur tersebut sebagai simbol pengaruh Iran hingga ke Laut Mediterania.

Sunday, 18 June 2017

*SURAT TERBUKA UNTUK MUSLIM PEMBENCI HABIB RIZIEQ SHIHAB*

Oleh: Habib Zen Smith


Indonesian Free Press -- Pengantar blogger. Kami sebenarnya sudah cukup lama ingin menulis tentang tema ini, yaitu kewajiban untuk mencintai keturunan Rosulullah.

Setidaknya tiga orang teman blogger yang memiliki reputasi sebagai intelektual muslim telah menolak pendapat tersebut di atas. Serang di antara mereka adalah mantan pemimpin redaksi majalah Islam terbesar di Indonesia, lainnya adalah penulis aktif di kota Medan dan terakhir wartawan senior yang juga host TVRI Medan.

Mereka semuanya berpendapat hal itu (keutamaan keturunan Rosulullah dibandingkan bukan keturunan Rosulullah) bertentangan dengan prinsip keadilan dan bertentangan dengan dalil dalam Islam: "Manusia yang utama adalah yang paling bertaqwa".

Saturday, 17 June 2017

Dikabarkan Tewas, Siapa Pengganti Al-Baghdadi?

Indonesian Free Press -- Rusia mengklaim telah berhasil menewaskan pemimpin ISIS Abu-Bakr al-Baghdadi melalui serangan udara di kota Raqqa, 28 Mei lalu.

Seperti dilaporkan Veterans Today, 16 Juni, Baghdadi tewas oleh serangan udara Rusia yang menghantam ruangan tempat ia tengah menggelar rapat dengan para petinggi ISIS lainnya. Rapat tersebut membicarakan rencana evakuasi ISIS dari Raqqa melalui 'koridor selatan'.

"Di antara 30 komandan lapangan ISIS dan sekitar 300 militan yang tewas oleh serangan itu terdapat nama Emir Raqqa Abu al-Haji al-Masri, Emir Ibrahim al-Naef al-Hajj yang memimpin wilayah antara Raqqa dan es-Sohne, serta kepala keamanan ISIS Suleiman al-Sawah," tulis Veterans Today.

7 Pelaut Hilang setelah Destroyer AS Tabrakan di Jepang

Indonesian Free Press -- Setidaknya tujuh orang awak kapal perang AS USS Fitzgerald dinyatakan hilang, setelah kapal tersebut mengalami insiden tabrakan dengan kapal barang di perairan timur Jepang, hari ini (17 Juni).

Seperti dilaporkan Reuters, kapal jenis destroyer berpeluru kendali kelas Arleigh Burke itu mengalami kerusakan serius dan harus kembali ke pangkalannya di Yokosuka di selatan Tokyo, setelah bertabrakan dengan kapal kontainer berbendera Filipina, Sabtu pagi.

Selain mereka yang hilang, sejumlah awak kapal mengalami luka serius, termasuk komandan kapal Cmdr. Bryce Benso, meski yang bersangkutan sudah dalam kondisi stabil. Beberapa awak kapal lainnya harus dilarikan ke rumah sakit angkatan laut di Yokosuka.