Monday, 29 April 2013

ANDA YANG MEMUTUSKAN


Menjadi warga imigran kelas 2 asal Checnhya, beragama Islam dan mampu menarik hati seorang wanita idaman lelaki Amerika, tentu bisa membuat semua aparat keamanan Amerika merasa dendam kesumat pada Tamerlan hingga memperlakukannya dengan keji. Lihatlah perbandingan 2 gambar ini. Yang pertama menunjukkan saat Tamerlan menyerahkan diri dengan menelungkan badannya di tanah dan tangan terangkat ke atas. Tanpa luka sedikitpun. Gambar tersebut ditayangkana di televisi CNN. Namun jasadnya berubah 180 derajat setelah mendapatkan "pengamanan" aparat keamanan.

Bisa juga luka menganga di pinggang Tamerlan adalah tanda bahwa organ dalamnya dicuri untuk diperjual belikan di pasar gelap, atau ia adalah korban upacara pengorbanan berdarah yang selalu dilakukan oleh para penyembah dewa baal setiap akhir bulan April hingga tgl 1 Mei (May Day).

Silakan Anda sendiri yang memutuskan apa penyebab kematian Tamerlan, seorang atlet tinju yang telah 10 tahun tinggal di Amerika, namun nasibnya berakhir tragis sebagai "tersangka pemboman Boston".

IRAN AKHIRNYA MILIKI RUDAL CANGGIH PENGGANTI S-300

Para zionis internasional boleh saja berhasil menggagalkan Iran untuk mendapatkan sistem pertahanan udara canggih S-300 buatan Rusia, namun mereka tidak bisa mencegah Iran mendapatkan senjata yang tidak kalah canggih.

"Meski akibat tindakan Amerika Iran gagal mendapatkan S-300 dari Rusia, sistem ini berhasil dikembangkan secara domestik dan akan diresmikan penggunaannya tahun depan," kata pejabat militer senior Iran Rear Admiral Farhad Amiri hari Minggu (28/4).

Sistem persenjataan yang dimaksud adalah Bavar-373 yang dibuat berdasarkan sistem S-300. Sistem persenjataan ini tengah menjalani berbagai uji coba sebelum diluncurkan pada tahun baru Parsia yang jatuh pada bulan Maret 2014 mendatang.

Pada tahun 2007 Rusia dan Iran menandatangani kontrak pembelian 5 sistem pertahanan udara S-300 yang dianggap sebagai salah satu sistem pertahanan udara paling canggih di dunia. Namun karena tekanan Amerika melalui DK PBB, Rusia membatalkan perjanjian tersebut. Namun demikian para pengamat inteligen memperkirakan Iran telah memiliki 3 sistem pertahanan udara S-300 yang berasal ex Ukraina yang dibeli di pasar gelap. Selain itu, dikarenakan ancaman serangan udara Amerika yang semakin tinggi dari waktu ke waktu, Iran juga bertekad mengembangkan senjata sendiri yang memiliki kemampuan yang tidak kalah dari S-300.

ISRAEL, SAUDI CEMAS DENGAN PERKEMBANGAN SYRIA

PEMBERONTAK HANCURKAN MASJID UMMAYA


Akhir-akhir ini Israel kembali menggembar-gemborkan isu penggunaan senjata kimia oleh Syria dan mendesak Amerika dan sekutu-sekutunya untuk menyerang Syria. Hal ini tidak terlepas dari perkembangan positif yang telah dicapai oleh pemerintah Syria dalam mengatasi pemberontakan.

Sebuah konperensi yang diselenggarakan zionis Israel, Institute for National Security Studies (INNS) di Tel Aviv, Senin (22/4) mencerminkan kecemasan Israel atas perkembangan di Syria. Seorang pejabat tinggi inteligen militer Israel, Jendral Itai Brun, dalam konperensi tersebut memulai isu tentang penggunaan senjata kimia di Syria.

Kecemasan Israel juga diekspresikan oleh panglima AB Israel Jendral Beni Gantz pada konperensi INSS tersebut. Tanpa ragu ia menyebut ancaman serius yang dihadapi Israel dari Syria dan Iran, seraya mengkritik Rusia yang mendukung regim Bashar al Assad. Hal yang sama juga disuarakan oleh mantan kepala inteligen Amos Yadlin serta mantan ketua komisi keamanan dan hubungan luar negeri Israel Tsahy Hangbi.

Namun para analis politik menganggap kekhawatiran Israel tentang senjata kimia Syria merupakan propaganda untuk mendorong Amerika melakukan intervensi setelah kekalahan pemberontak.

“Ini merupakan isu fundamental yang masih diperdebatkan, namun pada saat ini menjadi sesuatu yang memiliki arti politik," kata Odad Granot, seorang pengamat politik Israel dalam satu acara talkshow baru-baru ini.

"Karena terkesan bahwa Bashar al-Assad telah menggunakan senjata kimia, maka Amerika akan terdorong untuk melakukan intervensi," tambahnya.


SAUDI TIDAK KALAH CEMAS

AMERIKA "HUKUM MATI" PEJUANG HAM

Kasus ini mestinya menarik perhatian orang-orang yang mengaku, atau dielu-elukan media massa sebagai "pejuang demokrasi", "lokomotif demokrasi" dan demokrasi-demokrasi lainnnya, untuk melakukan aksi demonstrasi besar-besaran atau bahkan melakukan aksi mogok makan. Namun tentu saja mereka tidak akan melakukannya karena orang-orang yang harus mereka protes adalah orang-orang yang memberi mereka "pekerjaan".

Kasus ini adalah hukuman penjara semena-mena yang dialami oleh pejuang HAM Lynne Stewart yang sudah berumur lanjut (73 tahun) dan tengah menderita penyakit serius.

Lynne ditangkap aparat hukum Amerika pada tahun 2002 dengan tuduhan yang sangat kontroversial, yaitu bekerjasama dengan teroris, dan pada tahun 2009 dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun. Kini ia tengah sekarat akibat sakit kanker payudara yang sudah menyebar, namun pemerintah menolak membebaskannya dengan alasan kemanusiaan.

Yang dilakukan oleh Lynn sebenarnya hal yang wajar dalam praktik hukum, yaitu menjalin komunikasi dengan kliennya di penjara. Namun sejak diterapkannya UU Patriot paska Serangan WTC tahun 2001 yang mengubah Amerika menjadi negara polisi, hal yang biasa itu menjadi senjata mematikan yang digunakan oleh para pejabat korup terhadap seorang pejuang HAM sejati seperti Lynn.

Suami Lynn, Ralph Poynter, dan lebih dari 10.000 orang dari berbagai penjuru dunia telah menandatangani petisi pembebasan Lynn dengan alasan kemanusiaan dan keadilan. Namun pemerintah Amerika tidak bergeming sedikit pun meski para penandatangan petisi terdiri dari tokoh-tokoh penting dunia seperti pemenang Nobel Perdamaian dan Uskup Agung Afrika Selatan Desmond Tutu.

Kasus yang dialami Lynn menjadi bukti bahwa Amerika, negara demokrasi modern pertama di dunia, telah berubah menjadi negara fasis yang menindas rakyatnya sendiri. Dan bukti ini semakin nyata setelah peristiwa Pemboman Boston, pemerintah menerapkan kondisi darurat perang terhadap salah satu kota terbesar dan bersejarah Amerika ini.

RAKYAT PERANCIS TOLAK UU HOMOSEKSUAL

Hanya sekelompok kecil orang yang mengkampanyekan undang-undang homoseksual di seluruh dunia. Namun dengan pengaruh kekuasaannya, para globalis penyembah iblis mampu mendesakkan aspirasi ini menjadi undang-undang di beberapa negara barat dan Amerika. Kini, seiring kemajuan informasi, masyarakat telah mulai sadar tentang konspirasi jahat ini dan melawan. Salah satunya adalah di Perancis.

Menyusul dilegalisasikannya UU perkawinan sejenis oleh Majelis Rendah Perancis pada hari Selasa (23/4), rakyat Perancis melakukan aksi demo besar-besaran di Paris yang berubah menjadi kerusuhan massal setelah polisi berusaha membubarkannya. Kerusuhan yang berlangsung hingga malam hari dan berlanjut pada hari Rabu (24/4) berlangsung terutama di kompleks Invalides yang berisi beberapa museum dan monumen. Para demonstran melemparkan botol-botol, kaleng dan benda-benda keras lain ke arah polisi yang membalasnya dengan gas air mata.

Perancis adalah negara ke-14 yang melegalkan perkawinan sejenis dan merupakan negara terbesar yang melakukan hal itu. Negara-negara yang telah melegalkan perkawinan sejenis di antaranya adalah Kanada, New Zealand, Belgia, Portugal, Norwegia, Spanyol, dan Swedia.

Undang-undang tersebut disahkan Majelis Rendah yang dikuasai kubu sosialis dengan suara 331-225, setelah sebelumnya diwarnai aksi demo di dalam gedung parlemen yang dilakukan oleh para penentang homoseksualisme. Jika para pendukung homoseksual menggunakan simbol warna pelangi, para penentang homoseksual mengenakan baju berwarna pink yang saat ini muncul sebagai simbol perlawanan anti homoseksual.

Menteri kehakiman Perancis Christiane Taubira (saya belum memiliki informasi tentangnya, namun saya berani bertaruh ia seorang lesbian, sebagaimana PM Australia, menteri DHS Amerika, Ketua IMF dan banyak pejabat tinggi barat lain) mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa perkawinan homoseksual pertama yang akan dilegalisasikan akan berlangsung bulan Juni mendatang.

Saturday, 27 April 2013

KONSPIRASI PEMBOMAN BOSTON (2)

Saya sudah menuliskan bahwa dalam semua aksinya, para konspirator sengaja meninggalkan jejak-jejak untuk menunjukkan jadi dirinya. Seperti permainan dalam film "Kejarlah Daku Kau Kutangkap". Seperti teroris yang akan mengakui aksinya demi mendapatkan pengakuan dan daya tawar tinggi, demikian pula para konspirator. Mereka ingin diakui keberadaannya oleh masyarakat yang tidak berdaya di hadapan mereka sehingga akhirnya rela menyerahkan kekuasaan pada mereka.

Demikian pula dalam peristiwa Pemboman Boston baru-baru ini. Sebuah "jejak" dengan jelas telah ditinggalkan oleh para konspirator. Pada tgl 17 Maret lalu atau 3 minggu sebelum peristiwa Pemboman Boston, film kartun populer di Amerika "Family Guy" menampilkan episode yang terkait dengan insiden Pemboman Boston. Dalam satu adegan menunjukkan karakter utama film kartun tersebut memenangkan lomba Marathon Boston setelah terlebih dahulu melindasi peserta lainnya dengan mobilnya hingga banyak peserta yang tewas dengan kondisi badan terpotong-potong. Kemudian dalam adegan lainnya pada episode yang sama tgl 17 Maret ditampilkan karakter utama film yang berpakaian ala seorang muslim meledakkan 2 bom dengan menggunakan remote control.

Untuk selengkapnya silakan lihat di sini: http://www.thetruthseeker.co.uk/?p=69447

Saat tulisan ini dibuat, saya baru saja melihat media-media massa di dunia, termasuk Indonesia, ramai-ramai memberitakan bahwa "tersangka pemboman Dzhokhar mengakui terlibat dalam pemboman yang dipimpin abangnya, kakaknya Tamerlan". Berita-berita ini seakan mengkonfirmasi bahwa "ekstremis Chencnya" Dzhokhar dan Tamerlan adalah pelaku sebenarnya peristiwa Pemboman Boston. Padahal berita tersebut, yang pertama kali dipublikasikan oleh media-media mapan Amerika yang terkooptasi, hanya mengandalakan sumber "pejabat yang tidak disebutkan namanya". Benar-benar berita sampah. Sebaliknya mereka semua, termasuk media-media massa Indonesia, menyembunyikan fakta keberadaan para personil Craft International, perusahaan kontraktor keamanan Amerika, yang tertangkap kamera mengenakan ransel hitam dan remot kontrol, yang berada di lokasi ledakan dan berlari meninggalkan lokasi beberapa menit sebelum ledakan.

Ini semua terjadi setelah para penyidik Amerika gagal menemukan motif yang mendasari pemboman, bahkan setelah berupaya mengkait-kaitkannya dengan para ekstremis Chechnya. Kelompok-kelompok ekstremis Islam di Rusia sendiri telah menyatakan tidak mengenal keduanya. Orang tua keduanya di Rusia juga menyebutkan bahwa anak-anaknya telah dijabak oleh penyidik federal Amerika FBI, yang pada tahun 2011 pernah menginterogasi mereka. Masa lalu keduanya sangat "bersih". Sang kakak adalah seorang olahragawan dan adiknya pelajar berprestasi.

Wednesday, 24 April 2013

PERANG INTELIGEN AMERIKA

Dalam buku "The Other Side of Deception" yang dirilis tahun 1994, mantan agen Mossad, Victor Ostrovsky mengungkapkan, Mossad merencanakan membunuh Presiden George Bush Sr. dalam sebuah konperensi internasional di Madrid tahun 1991 karena dianggap “berkhianat” terhadap kepentingan Israel dengan menarik pasukan Amerika dari Irak usai Perang Teluk I. Modusnya dengan melepaskan tiga tiga orang “teroris” Palestina di Madrid, melepasnya di lokasi konperensi dan membunuhnya sekaligus bersama Presiden Bush. Rencana itu gagal karena Ostrovsky membocorkan rencana itu kepada rekan Presiden Bush, Senator Pete McClosky yang selanjutnya menyampaikannya ke Dinas Keamanan. Hanya karena kekuatan Yahudi di Amerika, rencana jahat itu tidak terekspos ke media massa. Tapi yang jelas Presiden Bush gagal memperpanjang kekuasaannya dan harus menyerahkan kursinya kepada Bill Clinton setelah orang-orang Yahudi menarik dukungan terhadapnya.

Anda mungkin pernah menonton film “Clear and Present Danger” yang dibintangi aktor Harrison Ford. Dalam film itu digambarkan seorang opsir dinas inteligen asing Amerika, CIA, menemukan konspirasi jahat yang melibatkan rekannya, pimpinannya hingga presidan Amerika. Pada akhirnya sang pejabat CIA berhasil membongkar kejahatan itu meskipun telah digertak oleh Presiden Amerika sekalipun. Cerita itu mirip dengan satu kasus sebenarnya yang telah terjadi di CIA dimana seorang opsirnya menemukan sebuah konspirasi jahat yang tidak saja membahayakan rakyat Amerika, namun juga masyarakat dunia. Namun berbeda dengan cerita di film, dalam kasus yang sebenarnya ini sang opsir tewas dalam kasus pembunuhan yang tidak pernah terungkap. Begini ceritanya:
   
Pada tahun 1970-an orang-orang Yahudi, baik di Israel maupun Amerika merasa cemas terhadap kemungkinan tercapainya perdamaian antara Amerika dan Uni Sovyet setelah 30 tahun lebih terlibat “Perang Dingin”. Dengan perdamaian itu maka dipastikan perlindungan Amerika kepada Israel sebagai “sekutu terpercaya penangkal komunisme di Timur Tengah” akan menurun sehingga pada akhirnya keamanannya terancam oleh negara-negara Arab yang memusuhinya. Untuk itu lobby Yahudi merasa perlu merubah konstelasi politik dunia sehingga “Perang Dingin” tetap terus berlanjut dengan intensitas yang tinggi. Namun hal itu mendapatkan kendala dari CIA sebagai penyuplai resmi data inteligen Uni Sovyet ke dalam negeri Amerika sebagai bahan perumusan kebijakan luar negeri Amerika. Ini tidak lain karena CIA, berdasarkan analisisnya, menganggap Uni Sovyet tidak dalam posisi siap untuk melakukan konfrontasi dengan Amerika di belahan dunia manapun.

Tuesday, 23 April 2013

Indonesia beri Izin Perusahaan Israel kelola PLTP Sumut

PENGANTAR:

Setiap kali saya membaca berita-berita semacam ini, termasuk berita pengangkatan orang asing sebagai Direktur Garuda oleh Meneg BUMN Dahlan Iskan, dada saya berdetak kencang. Betapa mudahnya Israel menginfiltrasi negeri ini tanpa banyak perlawanan. Jika pemerintah, DPR, dan ormas-ormas Islam saja tidak berdaya menghadapi mereka, lalu apalah artinya saya, hanya seorang blogger pariah.

Memang berita ini menyebutkan adanya penolakan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun saya curiga penolakan tersebut hanya basa-basi belaka. Jika PKS memang serius, mereka akan menggalang aksi penolakan besar-besaran bersama ormas-ormas Islam yang bersama-sama dengan TNI menjadi palang pintu terakhir pertahanan bangsa ini dari cengkeraman orang-orang yahudi.

Namun saya tidak ingin kelak anak cucu saya memaki-maki jasad saya di kuburan karena tidak berbuat sesuatu untuk mencegah hal ini terjadi. Saya juga ingin bisa berdiri tegak di hadapan malaikat pengadil di hari pengadilan kelak.

Saat ini saya tidak bisa lagi mengakses berita aslinya karena telah diblokir oleh pemerintah Indonesia.

Berikut berita selengkapnya yang saya dapatkan dari: http://www.atjehcyber.net/2013/04/indonesia-beri-izin-perusahaan-israel.html#ixzz2RH0sywSv


Indonesia beri Izin Perusahaan Israel kelola PLTP Sumut
 

POSTED On : 22 - Apr - 2013
EDITOR By : el-Asyi

Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas bumi (PLTP) Sarulla di Sumatera Utara tak lama lagi akan direalisasikan, wakil presiden RI Boediono meminta proyek tersebut segera dipercepat. Bahkan Menteri Energi Jero Wacik menyatakan dia berharap groundbreaking proyek tersebut bisa dimulai sebelum kabinet ini berakhir.

“Pemerintah mendukung proyek geothermal karena ada keuntungan finansial dan nonfinansial. Silakan investor berbondong-bondong. APBN memang tidak cukup dan sangat berharap investor masuk dan memberikan keuntungan semua pihak,” kata Boediono di kantor Wapres, Jakarta pada Kamis (11/4).

Proyek pembanguna ini menelan biaya US$1,5 miliar. Menurut Boediono, proyek Sarulla akan memberikan keuntungan yang cukup signifikan dan menghemat subsidi listrik sebesar 4 triliun setahun, lansir tempo.co (11/4/2013).

Perusahaan asal Israel, Ormat dipastikan akan berpartisipasi dalam proyek pembangkit listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla di Sumatera Utara. Ormat merupakan perusahaan asal Israel didirikan pada tahun 1965 di Yavne, Israel, oleh Lucien Bronicki.

Dilansir Aktual.co, awalnya Ormat hanya pemasok peralatan pembangkit listrik. Namun pada 1990-an perusahaan mengubah strategi dan memutuskan untuk tidak hanya untuk menyediakan peralatan pembangkit listrik, tetapi juga untuk memiliki dan mengelola stasiun energi listrik alternatif.

PLTP Sarulla, Sumut

Pada tahun 1991 Industri Ormat terdaftar di Tel Aviv Stock Exchange dan saat ini termasuk dalam Indeks TA-25. Ormat berharap bisa meraup USD $254.000.000 terkait dengan penjualan peralatan selama masa konstruksi Sarulla.

Partisipasi Ormat dalam proyek Sarulla memasok Converters Energy untuk pembangkit listrik. Selain itu, Ormat, melalui anak perusahaannya Ormat International Inc, memegang kepemilikan saham 12,75% di Sarulla, demikian dikutip oleh aktual.co dari situs resmi Ormat, Kamis (11/4),

Dita Bronicki, Chief Executive Officer Ormat, mengaku senang dengan proyek Sarulla. “Proyek ini, merupakan kali pertama kami masuk ke Indonesia,” kata Dita.

PKS Tolak Perusahaan Israel Terlibat

Keterlibatan perusahaan asal Israel, Ormat Technologies Inc, pada proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Sarulla di Sumatera Utara mendapat sorotan Soeripto, anggota Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Saya sangat prihatin. Kita harus memprotes kebijakan ini. Israel tidak memiliki hubungan apa pun dengan Indonesia. Saya mendorong agar Ormas-ormas Islam mempertanyakan kebijakan ini," jelas Soeripto kepada hidayatullah, Senin (22/04/2013) sore.

SEKALI LAGI TENTANG SUBSIDI BBM

Pemerintah kembali mewacanakan "pengurangan subsidi" BBM akibat membengkaknya "subsidi" yang dianggap mengancam keuangan pemerintah (APBN).

Saya, sebagaimana ekonom Kwik Kian Gie, adalah orang yang selama ini menganggap istilah "subsidi" sebagai tipuan pemerintah. Saya menganggap hal itu disebabkan karena istilah tersebut dimunculkan oleh ketidak jujuran pemerintah yang menyembunyikan keuntungan namun menggembar-gemborkan kerugian.

Okey, Indonesia memang mengimpor minyak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri dengan harga internasional dan menjualnya dengan harga domestik, dan selisih pendapatan dari minyak impor tersebut disebut "subsidi". Lalu mengapa minyak yang diproduksi di dalam negeri (non impor) dengan biaya produksi murah, tidak disebut BBM "untung" atau "komersial"? Seperti kita ketahui dan sudah pernah diakui sendiri oleh mantan Kepala Badan Fiskal Depkeu DR. Anggito Abimanyu bahwa pendapatan dari BBM "untung" masih jauh lebih besar dari BBM "subsidi", sehingga secara keseluruhan sebenarnya tidak ada "subsidi".

Ketidak setujuan saya tentang terminologi "subsidi" BBM disebabkan juga oleh ketidak-bijakan pemerintah dalam pengelolaan keuangan negara. Kalau demi APBN pemerintah mempersoalkan "subsidi" BBM sembari menyembunyikan "keuntungan"nya, mengapa pemerintah tidak mempersoalkan subsidi untuk para bankir pengemplang BLBI yang nilainya mencapai puluhan triliun rupiah setiap tahunnya? Atau mengapa pemerintah tidak mengefektifkan pengumpulan pajak sembari mengefisienkan APBN dengan memangkas pengeluaran-pengeluaran yang sifatnya konsumtif? Persoalan "subsidi" BBM menurut saya lebih banyak terkait dengan masalah rente ekonomi yang selama ini dinikmati para mafia minyak Indonesia yang sebagiannya adalah pejabat pemerintah sendiri.

Untuk mengatasi masalah APBN, atau lebih tepatnya kemakmuran seluruh rakyat Indonesia sebenarnya bisa dilakukan dengan sejuta cara. Semuanya berkisar tentang bagaimana memanfaatkan sumber daya yang dimiliki negara ini sehingga diperoleh hasil yang maksimal. Jika semua kekayaan alam di Kalimantan saja, seperti batubara dan hasil hutan, bisa dikelola dengan maksimal, maka Indonesia akan mengalami kemakmuran. Apalagi jika tambang-tambang emas milik Freeport dinasionalisasikan dan diserahkan pengelolaannya kepada Aneka Tambang, maka kemakmuran juga akan melimpahi seluruh rakyat Indonesia.

PERAN MEDIA DALAM PEMBOMAN BOSTON

Media massa "mapan" Amerika, yang diikuti juga oleh media-media "mapan" Indonesia, saat ini tengah sibuk mengotak-atik kaitan "tersangka" pemboman Boston dengan gerilyawan muslim Chechnya.

New York Times misalnya, pada tgl 20 April menulis judul "Inquiry Shifts to Suspect’s Russian Trip", menyebut langkah aparat penyidik yang berusaha mencari motif kunjungan salah seorang "tersangka" ke kampung halamannya di Dagestan, Rusia, wilayah yang dikenal sebagai wilayah konflik antara pemerintah Rusia dengan gerilyawan muslim.

Keterkaitan antara "tersangka" dengan aktifitas gerilyawan muslim tentu masih sekedar spekulasi, terlebih lagi setelah adanya bantahan dari kelompok gerilyawan muslim Dagestan dan Chenchya tentang keterkaitan mereka dengan "tersangka". Namun hal itu sudah cukup untuk menciptakan modus rekayasa yang akan menjerat "tersangka".

Mengapa media-media massa melakukan hal ini? Tidak lain adalah untuk mengalihkan perhatian publik dari "tersangka sebenarnya" pemboman Boston yang dengan jelas tertangkap kamera dan keberadaannya telah terpublikasikan luas di seluruh dunia. Salah satunya adalah CRAFT INTERNATIONAL, perusahaan jasa keamanan swasta yang menyediakan tentara bayaran dan tenaga inteligen profesional.

Hari Sabtu lalu (20/4) seorang "youtuber" terkenal DAHBOO77 mempublikasikan video yang memperlihatkan "tersangka" Dzhokhar Tsarnaev meninggalkan lokasi pemboman "dengan tas ransel tetap di punggungnya". Selanjutnya gambar menunjukkan seorang personil CRAFT INTERNATIONAL lari dari lokasi pemboman dengan "tanpa tas ransel di punggungnya". Selain bukti-bukti lain berupa foto keberadaan sekelompok personil CRAFT INTERNATIONAL (salah satunya menunjukkan seorang di antaranya memencet tombol remote control, kemungkinan besar detonator bom), video tersebut di atas dengan telak membuktikan bahwa pemboman Boston merupakan aksi yang telah direkayasa.

Monday, 22 April 2013

APAKAH ANDA BERFIKIR ATAU SEKEDAR MENJADI PENGIKUT?

"Kepada mereka yang bertepuk tangan atas aksi tindakan polisi, harus diketahui bahwa hari penentuan bagi Anda akan segera datang, lebih cepat dari yang Anda duga. Suatu saat Anda akan dituduh sebagai aksi kejahatan, dikejar-kejar polisi, dan mungkin berakhir tergeletak di jalan dengan luka tembakan. Dan saat itu terjadi, orang-orang akan menyoraki kematian Anda meskipun Anda tidak melakukan kesalahan apapun. Sama seperti yang mereka lakukan terhadap Tamarlen, seorang ayah dari anak berusia 3 tahun, dan adiknya Dzhokhar yang baru berumur 19 tahun, seorang pelajar cerdas di Massachusetts State College." (John Kaminski)



Lupakan analisis saya tentang korban pemboman marathon Boston yang tetap tegar meski kedua kakinya hancur pada postingan terdahulu. Anggap saja saya adalah orang yang sok tahu. Tapi jangan sepelekan analisis seorang ahli medis pemilik sertifikasi EMT-B Amerika yang memiliki pengalaman luas dalam menangani korban-korban kecelakaan dengan berbagai tingkat keparahan luka.

Dan inilah analisisnya: (Selengkapnya silakan klik di sini: http://www.fromthetrenchesworldreport.com/are-you-just-a-believer-or-do-you-think/41807, atau untuk melihat analisis foto selengkapnya silakan klik di sini: http://sphotos-a.xx.fbcdn.net/hphotos-prn1/p480x480/933893_480995948639989_1351210628_n.jpg)

Jika seseorang kehilangan kedua kakinya karena ledakan bom atau ranjau, maka separoh dari darah di dalam tubuhnya yang berjumlah antara 5-6 liter akan mengucur deras keluar dari kakinya yang terluka. Pada saat itu ia sudah tidak sadarkan diri atau minimal tidak akan sanggup lagi untuk sekedar duduk. Jika dalam waktu 2 menit tidak mendapatkan tindakan medis yang tepat, maka dipastikan ia akan tewas bersimbah darah.

Lalu bandingkan kondisi tersebut dengan korban pemboman Boston yang hancur kedua kakinya di atas. Tidak saja ia masih sanggup duduk tanpa ekspresi kesakitan dan shock, juga tidak terlihat tanda-tanda pendarahan hebat. Bahkan ketika masih berada di tempat kejadian pemboman. Kita lihat sang korban yang duduk terlentang dengan kakinya yang buntung, sama sekali tidak menunjukkan adanya pendarahan.

"Korban" di atas adalah seorang aktor yang kakinya cacat karena amputasi, dan peristiwa pemboman tersebut di atas adalah sandiwara belaka.

Sunday, 21 April 2013

KONSPIRASI PEMBOMAN BOSTON

Untuk memahami "teori konspirasi" pada peristiwa pemboman Boston baru-baru ini kita perlu memahami konstelasi politik dan dunia keamanan dan intelegensia Amerika. Sebelum terjadi Serangan WTC tahun 2001, sistem keamanan bandara-bandara dan pelabuhan utama Amerika dikelola oleh perusahaan-perusahaan jasa keamanan bentukan dinas inteligen Israel Mossad. Sementara mesin elektronik penghitungan suara pemilihan presiden yang memenangkan Presiden George W Bush secara kontroversial tahun 2000 adalah buatan Israel.

Dengan kondisi itu semua maka Serangan WTC 2001 bisa berlangsung dengan "lancar" meski harus melalui beberapa insiden tak diharapkan seperti tertangkapnya 5 orang agen yunior Mossad saat berpesta merayakan runtuhnya gedung WTC serta tertangkapnya sekelompok agen Israel lainnya dalam mobil van yang berisi bom saat hendak menghancurkan terowongan Holland and Lincoln di New York. Semua agen Israel itu akhirnya kembali ke negerinya tanpa harus menjalani proses hukum.

Lalu setelah Serangan WTC, penyerbuan Amerika ke Afghanistan dan Irak serta disyahkannya UU Patriot yang mengijinkan aparat keamanan memata-matai warga negara Amerika, tepatnya tahun 2005, Presiden Bush mengangkat Michael Chertof, mantan asisten Jaksa Agung yang mengepalai semua penyidikan atas tragedi Serangan WTC, sebagai kepala Department of Homeland Security (DHS). Chertof (penggantinya adalah Elena Kagan dan dilanjutkan oleh Janet Napolitano, keduanya zionis lesbian) dianggap berjasa menghilangkan jejak keterlibatan dinas inteligen Israel dan Amerika dalam peristiwa WTC 2001, di antaranya dengan melepaskan agen-agen rahasia Israel yang tertangkap serta pengiriman besi tua WTC ke Cina sebelum dilakukannya uji laboratorium tentang penyebab runtuhnya Gedung WTC secara "ajaib".

Dengan cepat, usai dilantik sebagai Direktur DHS, Chertof, seorang yahudi yang juga memiliki kewarganegaraan Israel, memborong semua perangkat vital yang dibutuhkan lembaga pemberantasan terorisme itu dari Israel serta menjalin kerjasama dengan Mossad untuk memberikan pelatihan kepada personil-personil DHS. Sebagai tambahan, baru-baru ini DHS telah memesan lebih dari 3.000 kendaraan lapis baja pengangkut personil dan 7.000 pucuk senjata laras panjang serta lebih dari 1 miliar butir peluru. Semuanya untuk mengantisipasi pemberontakan rakyat Amerika setelah mengetahui berbagai konspirasi busuk yang mereka alami. Agar tidak segan menembak mati warga Amerika yang mayoritas berkulit putih, sebagian besar personil DHS adalah warga etnis minoritas seperti kulit hitam dan hispanik mantan imigran gelap dari Mexico. Dan agar personil DHS mencintai Israel sebagai "tanah air kedua" mereka secara rutin dikirim ke Israel untuk mendapatkan "brainwashing" tentang Israel dan holocoust.

Dampaknya, alih-alih menjadi para patriot pembela negara, para personil DHS, juga sebagian aparat keamanan dan inteligen Amerika, justru lebih mencintai Israel sebagai negaranya.

Maka ketika kita mendengar kabar dari seorang peserta marathon dari University of Mobile, Ali Stevenson, bahwa peristiwa pemboman Boston bersamaan dengan adanya "latihan keamanan", peristiwa sebenarnya menjadi lebih jelas. "latihan keamanan" tentu saja melibatkan DHS dan underbow-underbow-nya: perusahaan-perusahaan kontraktor keamanan seperti Blakcwater dan Craft International. Dan hal ini terkonfirmasi dengan adanya bukti kehadiran sekelompok personil Craft International lengkap dengan perlengkapan operasionalnya.

SAUDI, SURGA BAGI PARA TERORIS

Di negara manakah para teroris Al Qaida mendapatkan fasilitas mewah sembari menjalani rehabilitasi? Tidak lain di Saudi Arabia, di mana pemerintah setempat telah membangun sebuah "pusat rehabilitasi" yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas mewah termasuk spa bagi para anggota Al Qaida yang tertangkap sebelum mereka dilepaskan kembali ke tengah masyarakat.

Di dalam pusat rehabilitasi yang dibangun di ibukota Riyadh ini, selain berdiskusi tentang agama dan menjalani konseling, para mantan teroris tersebut bebas menikmati berbagai fasilitas mewah yang tersedia termasuk kolam renang standar Olimpiade, sauna, gimnasium dan hall televisi.

Juru bicara kementrian dalam negeri Jendral Mansur Al-Turki mengatakan kepada kantor berita Perancis AFP bahwa sebanyak 3.000 mantan teroris kini tengah menjalani rehabilitasi di beberapa pusat rehabilitasi. Satu pusat rehabilitasi telah dibangun sebelumnya di Jeddah, dan tiga lagi pusat rehabilitasi akan dibangun di tiga wilayah, Utara, Timur dan Selatan.

Saturday, 20 April 2013

KEMENANGAN SYRIA TELAH DI DEPAN MATA

"Dan inilah kabar buruk bagi musuh-musuh Assad. Ia (Bashar al Assad, Presiden Syria) menyebut kemajuan tentara pemerintah Syria pada pidato hari Rabu malam (17/4) (hari kemerdekaan Syria ke-67). Tentaranya telah merebut kembali sebagian besar wilayah Deraya dan kini tengah bergerak maju ke Harasta di pinggiran kota Damaskus. Jalan raya sejauh 160 km ke Tartus, dan juga ke Latakia yang telah lama dikuasai pemberontak, kini telah dibebaskan oleh tentara Assad. Untuk pertama kalinya dalam beberapa bulan terakhir, warga Syria bisa berkendaraan dari Damaskus hingga pantai Laut Mediterania. Para pemberontak kesayangan NATO kini kehilangan pijakan di Damaskus."

Itu adalah bagian dari tulisan Robert Fisk, wartawan senior untuk koran terkemuka Inggris The Independent, dengan judul "Beware wishful thinking. Assad isn’t going soon" pada tgl 18 April lalu. Fisk, seorang yang sangat anti-regim Bashar al Assad, yang sejak awal konflik Syria dengan penuh semangat mendeskreditkan regim Assad dan meyakininya bakal segera tumbang, harus mengakui bahwa Assad tidak mudah digulingkan. Lebih jauh ia bahkan "khawatir" bahwa Assad bakal memenangkan pertempuran di Syria sebagaimana Hizbollah memenangkan perang melawan Israel dalam Perang Lebanon II tahun 2006. Ia pun menganggap bahwa perang di Syria saat ini, sebagaimana Perang Lebanon II, pada dasarnya adalah perang antara Amerika dan Israel melawan Iran.

"Iran merupakan target dari Perang Syria, penggulingan Assad merupakan bagian dari rencana kita untuk menghancurkan sekutu Iran, sama seperti rencana Israel menghancurkan Iran dengan memerangi Hizbollah di Lebanon tahun 2006. Israel kalah dalam perang ini. Akankah kali ini giliran musuh-musuh Assad yang kalah?"

Dan inilah yang membuat Robert Fisk merasa pesimis Amerika/Israel akan bisa memenangkan perang di Syria. Menurut laporan media Lebanon almanar.com hari Jum'at (19/4), lebih dari 4.000 orang pemberontak telah tewas dan ribuan lainnya mengalami luka-luka dalam pertempuran tiga minggu terakhir. Perkembangan ini membuat para pejabat negara-negara barat cemas dengan kekalahan telak para pemberontak. Setidaknya akan membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk memulihkan kembali kekuatan para pemberontak.

Berbagai laporan tentang kemenangan tentara Syria juga diperkuat oleh laporan Direktur Defense Intelligence Agency (DIA) Michael Flynn kepada Komisi Militer Senat hari Sabtu (20/4). Menurut laporan ini "Presiden Bashar al Assad telah meningkatkan keunggulannya terutama dalam hal kekuatan meriam dan keunggulan udara, serta pemerintahan yang solid".

BUKTI-BUKTI OPERASI FALSE FLAG PADA PEMBOMAN BOSTON


AS BUJUK SYRIA PUTUSKAN HUBUNGAN DENGAN IRAN


SIAPKAN INVASI DARAT DENGAN 20.000 PASUKAN



Jika saja Presiden Syria Bashar al Assad bersedia memutuskan hubungan dengan Iran, kerusuhan di Syria akan berhenti sejak dulu.

Demikian informasi yang disampaikan oleh utusan khusus pemerintah Syria untuk Iran Adnan Mansour dalam pertemuannya dengan pemimpin spiritual senior Iran Ayatollah Nasser Makarem Shirazi di kota Qom, Senin (15/4).

"Tentu saja, pada awal terjadinya konflik di Syria menteri pertahanan Amerika mengirimkan pesan kepada pemerintah Syria bahwa agar konflik dihentikan, Syria harus memutuskan hubungan dengan pemerintah Iran. Dan jika kami menuruti kemauan mereka, mereka akan memberikan semua yang kami minta," kata Mansour kepada media usai pertemuan tersebut.

Pernyataan tersebut sejalan dengan pernyataan pakar politik Timur Tengah yang dipecat dari jabatannya sebagai penasihat politik AL Amerika karena menggagalkan rencana invasi Amerika atas Iran tahun 2007, Gwenyth Todd, kepada televisi Iran Press TV, bulan Februari lalu. Menurut Todd, Iran merupakan sasaran akhir dari politik invasif Amerika di kawasan Timur Tengah, karena dianggap sebagai musuh utama Israel. Menurutnya invasi Amerika terhadap Irak tahun 2003 merupakan "batu pijakan" sebelum menyerang Iran. Dan setelah gagal membentuk pemerintahan boneka di Irak, Amerika kita menjadikan Syria sebagai "batu pijakan" untuk menghancurkan Iran.

Mansour menyebutkan bahwa para pemimpin pendukung teroris dari 40 negara telah menggelontorkan pasukan teroris dengan senjata canggih untuk menggulingkan pemerintah Syria, namun sejauh ini mengalami kegagalan. Hal ini sejalan dengan pengakuan sebelumnya oleh senator Amerika, Ron Paul, yang menyebutkan bahwa klaim pemerintah Amerika bahwa mereka hanya membantu pemberontak Syria dengan senjata-senjata tidak mematikan adalah omong kosong belaka.

Paul menyatakan bahwa terdapat bukti-bukti kuat yang mengindikasikan Amerika telah mengirimkan senjata untuk pemberontak Syria. Dalam wawancara dengan televisi Amerika CNN, Paul mengaku telah mendapatkan informasi dari mantan menlu Hillary Clinton bahwa seminggu sebelum serangan terhadap kantor kedubes Amerika di Libya yang menewaskan dubes Amerika, telah terjadi pengiriman senjata dengan menggunakan kapal dari Libya menuju Syria.

Friday, 19 April 2013

AWAS KEBANGKITAN ZIONIS-KOMUNIS INDONESIA

Setiap melihat wajah komisioner KOMNAS HAM Siti Noor Laila saya selalu teringat pada wajah Elena Kagan. Itu, mantan pimpinan Department of Homeland Security (DHS) Amerika yang dikenal sebagai seorang zionis yahudi lesbian yang kini telah digantikan oleh sesama zionis yahudi lesbian, Janet Napolitano.

Salah satu penyebabnya tentu saja adalah karena keduanya memiliki kesamaan fisik. Lihat saja gambar keduanya di atas: sama-sama wanita berambut pendek mirip lelaki. Namun faktor penyebab lain inilah yang lebih penting. Keduanya memiliki hubungan benang merah yang terhubungkan oleh satu kepentingan, baik disadari keduanya ataupun tidak, yaitu dominasi yahudi.

Terlalu jauh kaitannya? Saya akan menjelaskannya.

Elena Kagan adalah seorang yahudi askenazi yang memiliki hubungan kekerabatan dengan Lazar Kaganovich (keduanya memiliki nama belakang yang sama), saudara ipar dari pemimpin Uni Sovyet Joseph Stalin yang menjabat sebagai kepala polisi rahasia Uni Sovyet. Sebagaimana bapak idiologi komunisme Karl Mark dan Hegel, serta semua pendiri dan pemimpin gerakan komunisme internasional seperti Lenin dan Trotsky, Kaganovich adalah seorang yahudi. Ya, komunisme sebenarnya hanyalah satu "alat politik" yang digunakan orang-orang yahudi untuk mewujudkan ambisi menguasai dunia.

Mengikuti konstitusi zionisme, yaitu Protokol Zion, Kaganovich dan orang-orang komunis Uni Sovyet telah membantai jutaan warga kulit putih-Kristen Rusia. Secara politis pembantaian tersebut disebutkan demi menciptakan negara yang dikuasai oleh satu kelas proletar (buruh dan petani) yang hanya bisa terwujud setelah menyingkirkan orang-orang kelas menengah yang berpendidikan yang terdiri dari birokrat pemerintahan, pengusaha, akademisi, ilmuan, profesional, perwira angkatan bersenjata, jurnalis, seniman dan kaum agamawan. Namun alasan sebenarnya adalah karena para zionis menganggap bahwa membunuh goyim (julukan mereka untuk orang-orang non-yahudi yang artinya adalah binatang ternak) demi meraih kekuasaan, apalagi jika para goyim itu adalah orang-orang Kristen atau Islam, adalah ibadah yang paling utama.

Maka kita melihat dimana komunisme berkuasa, di sana juga terjadi pembantaian besar-besaran. Selain di Rusia yang menelan puluhan juta (jumlahnya bervariasi menurut perkiraan para ahli, antara 20 juta hingga 60 juta) warga kulit putih-Kristen, juga di Cina (melalui gerakan Revolusi Kebudayaan), Vietnam, Kamboja (pembantaian killing fields oleh regim Pol Pot), dan Polandia (pembantaian 20 ribu perwira angkatan bersenjata di Hutan Kathyn).

Rakyat Indonesia pun sebenarnya nyaris mengalami pembantaian oleh orang-orang komunis. Cerita kakek nenek kita tentang orang-orang PKI yang memerintahkan orang-orang menggali kuburan di belakang rumah untuk mengubur sang pemilik rumah, bukanlah isapan jempol.

SATU DEMI SATU FAKTA TERKUAK DALAM INSIDEN BOSTON

Selama pengamatan saya terhadap "dunia konspirasi", saya menemukan bahwa para konspirator seringkali sengaja meninggalkan jejak atas aksi-aksi konspirasi mereka. Seolah mereka mengajak para "pencari kebenaran" untuk bermain petak umpat. "Kejarlah daku kau kutangkap!" kata mereka.

Berbagai permainan petak umpet itu di antaranya adalah pemimpin Al Qaida Ayman Alzawahiri berpidato dengan latar belakang kain bermotif simbol negara Israel. Lainnya adalah runtuhnya Gedung WTC 7 pada peristiwa Serangan WTC tahun 2001, padahal gedung 47 lantai ini sama sekali tidak terkena dampak serangan. Gedung ini runtuh dengan sendirinya. Selanjutnya peristiwa penembakan Sandi Hook juga menunjukkan hal yang sama ketika seorang "ayah korban penembakan" tertangkap kamera bercanda-tawa sebelum melakukan jumpa pers tentang kematian putrinya.

Ketika terjadi pemboman di Boston, saya langsung percaya ini adalah sebuah operasi "false flag" dan saya tidak sabar untuk mengetahui bukti-bukti atas keyakinan tersebut. Dan bukti-bukti itu sudah saya dapatkan pada satu gambar di atas saja.

Lihatlah foto di atas. Apakah Anda melihat adanya kejanggalan-kejanggalan? Baiklah saya paparkan kejanggalan-kejanggalan tersebut.

Kehilangan kedua kaki secara tiba-tiba tentu menjadi pukulan batin yang sangat keras bagi seseorang. Ditambah pendarahan hebat yang dialami akibat ledakan bom yang menghancurkan kedua kaki, rasanya tidak ada orang yang masih bisa tahan duduk dan berekspresi tenang seperti korban di atas. Hampir dipastikan korban seperti itu akan pingsan atau setidaknya tidak akan sanggup untuk sekedar duduk. Ia akan menutupi mukanya dan menangis.

Lalu dimana tanda-tanda pendarahan hebat itu? Tidak ada darah yang menetes. Dan mengapa lutut korban tersebut tampak tidak proporsional alias terlalu panjang dilihat dari pinggulnya. Dan kursi roda itu, milik siapa? Milik korban lain yang menderita diabilitas (cacat) kaki dan saat itu diangkut dengan tandu karena kursi rodanya dipakai orang lain?

SINETRON-SINETRON PELECEH ISLAM

Dalam beberapa tahun terakhir ini masyarakat Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, disuguhi berbagai film sinetron yang "melecehkan" simbol-simbol Islam. Melalui film-film sinetron tersebut secara pelan namun pasti masyarakat Indonesia dipisahkan dari agamanya sehingga pada akhirnya masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang apatis dengan agamanya,  tercabut dari akar sejarah jatidirinya, menjadi orang-orang yang lemah.

Hal seperti inilah yang telah berhasil diterapkan orang-orang yahudi di negara-negara barat. Terlepas dari agamanya, masyarakat barat menjadi masyarakat yang dekaden dan tidak berdaya ketika kaum zionis membajak negeri mereka. Bahkan ketika gereja suci mereka di Bethlehem dibombardir Israel pada tahun 2000, tak satupun protes dilakukan oleh 2 miliar umat Kristen di seluruh dunia.

Beberapa waktu lalu blog ini telah memperingatkan bahaya di balik penayangan sinetron seperti "Ustadz Fotocopi". Blog ini bahkan menunjukkan adanya aktor zionis pendukung sinetron ini yang terlihat pada tato bintang Daud di bahunya. Tidak lama kemudian aktor ini tidak lagi terlihat di sinetron ini, namun sosoknya digantikan oleh tokoh lain yang lebih menyakitkan hati umat Islam yang menghormati Nabinya. Tokoh baru tersebut adalah seorang "ustadzah hajjah" berwatak jahat yang menyandang nama "Halimah", nama ibunda Nabi Muhammad.

Thursday, 18 April 2013

BANK OF CHINA?






Bank of China? No, it's Bank Negara Indonesia 1946

DAFTAR KORBAN SERANGAN DRONE AMERIKA

Amerika menuntut simpati dunia atas terjadinya serangan bom di Boston. Namun mereka tidak peduli dengan kekejaman yang mereka lakukan pada bangsa-bangsa lain.

Berikut adalah daftar anak-anak dan remaja yang menjadi korban serangan pesawat tak berawak Amerika di Pakistan dan Yaman. Data dikompilasi dari "The Bureau of Investigative Journalism Reports"



PAKISTAN

Nama| Umur | Jenis Kelamin

Noor Aziz | 8 | male
Abdul Wasit | 17 | male
Noor Syed | 8 | male
Wajid Noor | 9 | male
Syed Wali Shah | 7 | male
Ayeesha | 3 | female
Qari Alamzeb | 14| male
Shoaib | 8 | male
Hayatullah KhaMohammad | 16 | male
Tariq Aziz | 16 | male
Sanaullah Jan | 17 | male
Maezol Khan | 8 | female
Nasir Khan | male
Naeem Khan | male
Naeemullah | male
Mohammad Tahir | 16 | male
Azizul Wahab | 15 | male
Fazal Wahab | 16 | male
Ziauddin | 16 | male
Mohammad Yunus | 16 | male
Fazal Hakim | 19 | male
Ilyas | 13 | male
Sohail | 7 | male
Asadullah | 9 | male
khalilullah | 9 | male
Noor Mohammad | 8 | male
Khalid | 12 | male
Saifullah | 9 | male
Mashooq Jan | 15 | male
Nawab | 17 | male
Sultanat Khan | 16 | male
Ziaur Rahman | 13 | male
Noor Mohammad | 15 | male
Mohammad Yaas Khan | 16 | male
Qari Alamzeb | 14 | male
Ziaur Rahman | 17 | male
Abdullah | 18 | male
Ikramullah Zada | 17 | male
Inayatur Rehman | 16 | male
Shahbuddin | 15 | male
Yahya Khan | 16 |male
Rahatullah |17 | male
Mohammad Salim | 11 | male
Shahjehan | 15 | male
Gul Sher Khan | 15 | male
Bakht Muneer | 14 | male
Numair | 14 | male
Mashooq Khan | 16 | male
Ihsanullah | 16 | male
Luqman | 12 | male
Jannatullah | 13 | male
Ismail | 12 | male
Taseel Khan | 18 | male
Zaheeruddin | 16 | male
Qari Ishaq | 19 | male
Jamshed Khan | 14 | male
Alam Nabi | 11 | male
Qari Abdul Karim | 19 | male
Rahmatullah | 14 | male
Abdus Samad | 17 | male
Siraj | 16 | male
Saeedullah | 17 | male
Abdul Waris | 16 | male
Darvesh | 13 | male
Ameer Said | 15 | male
Shaukat | 14 | male
Inayatur Rahman | 17 | male
Salman | 12 | male
Fazal Wahab | 18 | male
Baacha Rahman | 13 | male
Wali-ur-Rahman | 17 | male
Iftikhar | 17 | male
Inayatullah | 15 | male
Mashooq Khan | 16 | male
Ihsanullah | 16 | male
Luqman | 12 | male
Jannatullah | 13 | male
Ismail | 12 | male
Abdul Waris | 16 | male
Darvesh | 13 | male
Ameer Said | 15 | male
Shaukat | 14 | male
Inayatur Rahman | 17 | male
Adnan | 16 | male
Najibullah | 13 | male
Naeemullah | 17 | male
Hizbullah | 10 | male
Kitab Gul | 12 | male
Wilayat Khan | 11 | male
Zabihullah | 16 | male
Shehzad Gul | 11 | male
Shabir | 15 | male
Qari Sharifullah | 17 | male
Shafiullah | 16 | male
Nimatullah | 14 | male
Shakirullah | 16 | male
Talha | 8 | male
 

YEMEN

Afrah Ali Mohammed Nasser | 9 | female
Zayda Ali Mohammed Nasser | 7 | female
Hoda Ali Mohammed Nasser | 5 | female
Sheikha Ali Mohammed Nasser | 4 | female
Ibrahim Abdullah Mokbel Salem Louqye | 13 | male
Asmaa Abdullah Mokbel Salem Louqye | 9 | male
Salma Abdullah Mokbel Salem Louqye | 4 | female
Fatima Abdullah Mokbel Salem Louqye | 3 | female
Khadije Ali Mokbel Louqye | 1 | female
Hanaa Ali Mokbel Louqye | 6 | female
Mohammed Ali Mokbel Salem Louqye | 4 | male
Jawass Mokbel Salem Louqye | 15 | female
Maryam Hussein Abdullah Awad | 2 | female
Shafiq Hussein Abdullah Awad | 1 | female
Sheikha Nasser Mahdi Ahmad Bouh | 3 | female
Maha Mohammed Saleh Mohammed | 12 | male
Soumaya Mohammed Saleh Mohammed | 9 | female
Shafika Mohammed Saleh Mohammed | 4 | female
Shafiq Mohammed Saleh Mohammed | 2 | male
Mabrook Mouqbal Al Qadari | 13 | male
Daolah Nasser 10 years | 10 | female
AbedalGhani Mohammed Mabkhout | 12 | male
Abdel- Rahman Anwar al Awlaki | 16 | male
Abdel-Rahman al-Awlaki | 17 | male
Nasser Salim | 19

SEORANG WANITA MENYELAMATKAN DUNIA

Enam tahun yang lalu, tepatnya bulan Mei 2007, satu armada besar AL Amerika terdiri dari 2 kapal induk, 1 kapal angkut helikopter serbu dan 5 kapal perang pengiring, berangkat untuk menjalankan misi besar menyerang Iran. Ini adalah kesempatan terakhir bagi sekelompok pejabat Amerika pro-Israel yang disebut kelompok  neo-konservatif yang dipimpin wapres Dick Cheney, memanfaatkan ke-idiotan Presiden Geroge W. Bush untuk menyerang Iran, musuh terbesar Israel.

Apa yang mereka lakukan tentu saja adalah tindakan ilegal karena setiap peperangan harus mendapat persetujuan Congress. Namun kesempatan tidak akan datang 2 kali dan mereka harus memanfaatkannya sebaik-baiknya, karena presiden mendatang tidak bisa dipastikan sikap politiknya. Soal persetujuan Congress, biasanya bisa diselesaikan kemudian.


Konsekuensi perang terhadap Iran sangatlah besar. Para analis politik dan militer percaya, sekali terpicu perang terhadap Iran dengan tujuan menghentikan program nuklir Iran, maka kekuatan senjata nuklir tidak akan terhindarkan untuk digunakan. Angkatan perang Iran terlalu kuat untuk dikalahkan Amerika dan Israel dengan senjata konvensional bahkan seandainya semua sekutu mereka turut menyerang. Apalagi jika Rusia dan Cina yang merasa terancam kepentingan strategisnya, turut terseret dalam peperangan dengan membela Iran.

Beruntung ada seorang wanita yang menjabat sebagai penasihat politik AL Amerika di markas Armada V di Bahrain yang menggagalkan rencana tersebut dengan membocorkan rencana tersebut kepada pejabat kementrian luar negeri Amerika. Maka rencana pendaratan marinir di pantai Iran pun berubah menjadi sekedar pamer kekuatan ketika kapal-kapal perang itu melintasi Selat Hormuz pada tgl 23 Mei 2007.

Sang wanita itu adalah Gwenyth Todd. Tahun lalu Washington Post menulis artikel menarik tentang peran Todd dalam peristiwa tersebut serta akibat yang diterimanya. Kemudian pada bulan Februari lalu televisi Iran, Press TV, juga memuat wawancara eksklusif dengannya. Apa yang ia alami lebih mirip cerita dalam film fiksi Hollywood daripada kenyataan.

Todd berasal dari kelas menengah atas Amerika. Ayahnya adalah seorang diplomat dan kakeknya asisten menteri luar negeri pada masa Presiden Kennedy. Ia sendiri lulusan terbaik University of California at Berkeley untuk studi Timur Tengah dan Timur Dekat yang mengantarnya menjadi staff di Departemen Pertahanan Amerika. Setelah menerima penghargaan sebagai pegawai terbaik, ia diangkat menjadi penasihat politik untuk Armada V Amerika yang bermarkas di Bahrain.

Pada saat yang sama AL Amerika memiliki Vice Admiral Kevin J. Cosgriff, perwira tinggi berbintang tiga yang mengkomandoi satu gugus tempur laut. Dalam beberapa rapat staff Cosgriff mengungkapkan rencananya mengirimkan 2 kapal induk, 1 kapal angkut helikopter serbu dan lima kapal perang melintasi Selat Hormuz dengan tanpa pemberitahuan kepada Iran dan negara-negara sekitarnya.

Wednesday, 17 April 2013

AKHIRNYA SPEKULASI FALSE FLAG TEREALISIR

Sejak beberapa tahun lalu di dunia maya beredar luas rumor tentang adanya rencana operasi false flag, atau operasi inteligen berupa aksi kekerasan dan terorisme yang ditujukan untuk menjadi justifikasi suatu kebijakan politik. Rumor terbesar tentu saja adalah serangan false flag pada event Olimpiade London tahun lalu. Selanjutnya adalah event Super Bowl. Syukur rumor tersebut tidak terealisir, mungkin karena pemberitaan-pemberitaan tentang rencana tersebut membuat para "pengambil keputusan" memutuskan menundanya. Hingga kemudian terjadi serangan pada event lomba Marathon Boston baru-baru ini.

Maka ketika pertama kali mendengar berita tentang serangan ini, pikiran saya langsung tertuju pada rumor mengenai operasi false flag tersebut. Perlu saya sampaikan bahwa saat ini berbagai faktor, terutama perkembangan informasi berbasis internet, telah mendesak para elit kapitalis global untuk mencari alasan demi mengalihkan perhatian publik pada keberadaan mereka. Syukur-syukur jika alasan tersebut sekaligus bisa menyandera publik dunia sebagaimana masyarakat Eropa dan Amerika tersandera oleh isu anti-semitisme paska Perang Dunia II.

Dari intensitas serangan, insiden serangan bom di Boston mungkin hanya "pembuka" dari rangkaian insiden-insiden serupa yang akan memuncak pada satu insiden terbesar. Insiden-insiden tersebut akan memberi alasan elit global, dengan menggunakan tangan pemerintah negara-negara di dunia, untuk mengekang rakyat dan sekaligus mematikan pemikiran tentang adanya konspirasi global yang menguasai seluruh manusia.

Ada beberapa fakta yang bisa menjadi penguat analisis bahwa insiden bom di Boston adalah operasi false flag. Pertama adalah tidak adanya kelompok teroris yang mengaku sebagai pelaku. Padahal sudah menjadi hukum politik bahwa setiap aksi terorisme yang dilakukan oleh satu kelompok teroris pasti akan diikuti dengan klaim serangan tersebut oleh kelompok bersangkutan dengan tujuan mendapatkan pengakuan dan daya tawar politik. Yang kedua adalah fakta yang sama seperti operasi-operasi false flag pada Serangan WTC 2001, London Bombing, Madrid Bombing, penembakan Sandy Hook, dll., yaitu bahwa insiden ini terjadi bersamaan dengan adanya "latihan" anti-terorisme yang dilakukan aparat keamanan setempat. "Latihan" anti-terorisme memang menjadi alat yang ampuh untuk menyembunyikan rencana operasi false flag.

Pada hari yang sama dengan peristiwa serangan di Boston, Boston Globe menulis di akun resmi "Twitter"-nya: "There will be a controlled explosion opposite the library within one minute as part of bomb squad activities."

TUKANG JAGAL DARI BAHRAIN AKHIRNYA TEWAS

Ini adalah bukti kuat keterlibatan zionisme internasional, dalam kasus ini adalah Inggris, dengan praktik-praktik ilegal di negara-negara yang dipimpin diktator-diktator keji. Bukan di Syria, negara yang presidennya (ketika belum terjadi kerusuhan) bisa ditemui langsung oleh rakyatnya di jalanan, yang suka mentraktir anak-anak kecil dan membawanya jalan-jalan di mobil pribadinya, yang menggratiskan biaya pendidikan hingga kuliah dan menggratiskan biaya perawatan di rumah-rumah sakit. Melainkan di Bahrain, negara yang dipimpin orang-orang Arab badui yang membenci rakyatnya sendiri hanya karena bermazhab Shiah dan mereka adalah wahabi-salafi.

Penguasa Bahrain kini tengah berduka, karena orang kepercayaannya dalam hal menindas rakyat sendiri baru saja meninggal dunia. Orang itu adalah Ian Henderson, mantan perwira inteligen Inggris yang dijuluki "Tukang Jagal dari Bahrain" yang dari dekade 1970-an hingga 1990-an menjadi kepala dinas keamanan dan inteligen Bahrain (SIS). Ia meninggal di Bahrain hari Minggu (14/4).

Selain terkenal sebagai tukang jagal di Bahrain, Henderson juga dikenal sebagai tukang siksa atas para aktifis kelompok politik Mau Mau di Kenya. Meski telah meninggal di Bahrain (ia tidak bisa kembali ke negeri asalnya yang telah mengirimnya ke Bahrain, karena standar moral di Inggris telah lebih baik sehingga ia terancam hukuman penjara), namun teknik-teknik penyiksaan yang dikembangkannya tidak pernah mati.

Pada tahun 2011 regim Khalifa di Bahrain membebaskan 300 tahanan politik setelah menghadapi gelombang aksi demonstrasi rakyat menuntut reformasi politik setelah jenuh dengan pemerintahan represif yang dilakukan pemerintah selama 40 tahun lebih. Para tahanan politik yang dibebaskan itu meliputi akademisi, aktifis kemanusiaan, blogger hingga ulama. Mereka semua menuduh Inggris turut bertanggungjawab atas penindasan yang dilakukan penguasa Bahrain, terutama karena keberadaan Henderson.

"Pemerintah Inggris bertanggungjawab penuh atas penindasan yang terjadi di Bahrain. Apa yang kami dapati di sini adalah aparat negara yang kejam yang dibentuk dan diperintah oleh personil keamanan Inggris," kata Abduljalil al-Singace, seorang professor teknik mesin University of Bahrain yang turut dibebaskan.

Menurut para mantan tahanan metode interogasi yang mereka alami identik dengan metode yang dilakukan selama dinas keamanan dan inteligen Bahrain dipimpin oleh Ian Henderson. Hampir dari mereka semua menunjuk Henderson sebagai orang yang paling bertanggungjawab atas kekejaman yang mereka alami hingga menjulukinya sebagai “torturer-in-chief”.

Tuesday, 16 April 2013

HIKMAH KEHIDUPAN

Akhir tahun lalu, di tengah kondisi keuangan yang tengah pailit setelah beberapa usaha yang saya lakukan mengalami kegagalan, saya menemui teman lama saya yang profilnya pernah saya tulis di blog ini, namun kemudian saya hapus karena alasan yang akan saya jelaskan dalam postingan ini.

Ringkasnya, teman saya tersebut adalah seorang sahabat semasa SMA yang telah menjadi seorang pengusaha sukses, motivator cukup terkenal dan tokoh sebuah gerakan idealis yang satu visi dan misi dengan blog ini dalam menggalakkan penggunaan produk-produk dalam negeri demi menyelamatkan perekonomian nasional dari gempuran faham neo-liberalisme.

Hubungan saya dengannya sangat spesial. Saya tidak mengatakan hubungan teman sekelas yang menghabiskan waktu belajar bersama selama 6 atau 7 jam selama 6 hari seminggu. Lebih dari itu, selama hampir 2 tahun dalam tiap minggunya tidak ada malam yang tidak saya habiskan bersama dengannya. Dalam masa kenakalan itu kami pernah berkelahi melawan musuh-musuh yang sama, mengamen bersama ke beberapa daerah di luar kota, dan pernah nyaris mengalami kecelakaan fatal bersama ketika gerbong kereta barang yang kami tumpangi dalam perjalanan dari Surabaya ke kota kami mengalami anjlok saat melaju dengan kecepatan tinggi. Pada suatu saat ia yang menjadi ketua kelas, pernah diboikot oleh teman laki-laki sekelas, dan hanya saya teman laki-laki yang masih mendampinginya.

Selain kedekatan masa lalu, saya merasa sangat optimis teman saya itu bisa membantu memecahkan masalah yang saya hadapi karena kapasitasnya. Sebagai pengusaha nasional, bisnisnya berserak di mana-mana. Ia memiliki puluhan ribu kebun sawit, penyewaan alat-alat berat, properti, hingga pabrik makanan ringan. Omset bisnisnya tidak lagi miliaran, melainkan triliunan rupiah setiap tahun. Dari bisnis perkebunan saja penghasilannya saya perkirakan mencapai puluhan miliar rupiah setiap bulannya.

Ketika bertemu dengannya di kantornya di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, sayapun menyampaikan masalah yang saya hadapi dan harapan kepadanya untuk membantu saya. Salah satu permintaan saya kepadanya adalah menjadi donatur tetap blog saya. Saya berfikir karena misi dan visi yang sama serta tingkat kunjungan yang relatif tinggi, mestinya ia tidak akan menolak permintaan saya. Namun ia hanya menjawab diplomatis: "Nanti saya bantu. Tinggalkan saja rekeningnya," katanya.

Monday, 15 April 2013

IRAN: DUNIA AKAN MELIHAT KEKALAHAN PARA TERORIS SYRIA

1.500 PEMBERONTAK TEWAS DALAM PENYERGAPAN MILITER SYRIA

Suara-suara optimis kembali dikumandangkan oleh para pendukung Presiden Syria Bashar al Assad di tengah-tengah upaya gencar zionisme internasional untuk menyingkirkannya dari kekuasaan. Jika beberapa waktu lalu menlu Rusia Sergei Lavrov dan PM Irak Nuri al Maliki berulangkali menyatakan kokohnya kekuasaan Bashar al Assad, maka kini 2 orang tokoh politik Iran dan Lebanon menyatakan hal yang sama.

Deputi menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian dan mantan presiden Lebanon Emile Lahoud secara hampir bersamaan manyatakan bahwa para pemberontak teroris di Syria akan segera dikalahkan.

"Masyarakat dunia akan segera menyaksikan kekalahan para penyusup asing dan teroris di negara penentang zionisme ini," kata Amir-Abdollahian kepada kantor berita Iran Fars News Agency, Jum'at (12/4).

Menurut Amir-Abdollahian apa yang dilakukan para pemberontak merupakan langkah militer dan politik yang tidak efektif dan tidak akan pernah memberikan hasil yang diinginkan. Sebaliknya ia mengecam negara-negara asing pendukung pemberontak yang telah mengakibatkan terjadinya kekacauan dan pertumpahan darah di Syria.

Abdollahian menegaskan bahwa setelah kekalahan para pemberontak teroris, rakyat Syria kembali bisa menikmati pembangunan dan ketenangan.

Sementara itu mantan presiden Lebanon yang dikenal dekat dengan Syria, Emile Lahoud, dalam wawancaranya dengan Press TV, Jum'at (12/4), mengatakan bahwa Bashar al Assad memiliki tentara yang kuat dan dukungan penuh dari Rusia, Cina dan Iran. Maka ia tidak akan bisa dikalahkan sebagaimana Amerika dan Uni Sovyet dahulu tidak mampu menyingkirkan pemimpin Mesir Gamal Abdul Nasser. Ia bahkan memastikan bahwa Bashar belum membutuhkan dukungan dari sekutu-sekutunya seperti Iran dan Hizbollah.

Terkait dengan sikap pemerintah Lebanon, Lahoud menyarankan untuk bersikap netral sembari menghentikan pengiriman senjata dan penyusupan teroris ke Syria melalui perbatasan Lebanon.

ANGGAP HEZBOLLAH TERORIS, NEGARA-NEGARA TELUK IKUTI SKENARIO ZIONIS

Semakin jelas sudah pengaruh zionisme atas negara-negara Arab. Meski Hizbollah adalah organisasi Arab (Lebanon) yang berhasil mengalahkan Israel dan membebaskan Lebanon dari pendudukan Israel, negara-negara Teluk (Persian Gulf Cooperation Council) berencana menetapkan Hizbollah sebagai organisasi teroris. Iran menuduh langkah tersebut merupakan skenario Israel.

Sebagaimana diberitakan beberapa media baru-baru ini ketua parlemen Bahrain Khalifa bin Ahmed Al-Dhahrani mengungkapkan bahwa negara-negara Teluk tengah mempertimbangkan rencana memasukkan Hizbollah ke dalam daftar teroris. Pernyataan tersebut dibuat setelah parlemen Bahrain pada tgl 26 Maret lalu secara resmi menyatakan Hizbollah sebagai kelompok teroris dan menuduhnya telah berupaya mengacaukan negara-negara Teluk serta mendukung pemerintah Syria.

Atas rencana tersebut Ahmad Reza Dastgheib, Wakil Ketua Komisi Kebijakna Luar Negeri dan Keamanan Nasional perlemen Iran dalam wawancara televisi hari Jum'at (12/4) menuduh rencana tersebut merupakan skenario Israel yang didiktekan terhadap negara-negara Teluk.

"Negara-negara Arab harus menyadari bahwa langkah seperti itu tidak baik bagi imej internasional mereka," kata Dastgheib.

"Dengan melakukan langkah itu mereka telah memainkan regim zionis Israel, karena Hizbollah merupakan ujung tombak perlawanan melawan Israel," tambahnya.

Menurut Dastgheib, dengan mendiskreditkan Hezbollah kepentingan negara-negara Arab di kawasan Timur Tengah akan menjadi lemah. Untuk itu para pemimpin negara-negara Arab harus mencegah rencana tersebut menjadi kenyataan.

Sunday, 14 April 2013

Kenapa Harus Prabowo Subianto?

Tribunnews.com
Minggu, 14 April 2013

Oleh: Alex Palit*


Saya sempat ditanya, di antaranya oleh teman wartawan generasi angkatan saya yang masih  bekerja di Tribunnews.com, dulu Persda Kompas - Gramedia. Mereka agak kaget juga, karena selama ini saya dikenal sebagai penulis musik, kok belakangan ini lebih banyak menulis soal politik. Apalagi kalau sudah menyoal Calon Presiden Indonesia 2014, tulisan saya dinilai Prabowo Subianto banget!

“Lex, kamu orangnya Prabowo atau tim suksesnya?” tanya teman si wartawan Tribunnews.com. Memang kenapa?! Bagaimana saya bisa dibilang sebagai orangnya atau tim suksesnya Prabowo Subianto, kenal saja tidak. Dari pertanyaan ini, saya tahu dan paham betul akan mengarah ke mana pertanyaan berikutnya. Sebelum jurus pertanyaan lanjutan itu dilontarkan langsung saya jawab alasan kenapa tulisan saya bernilai Prabowo Subianto banget!

Karena, dalam penilaian saya yang kebetulan banyak menulis tentang musik dalam perspektif kebangsaan dan kebudayaan, di antara bursa nama-nama tokoh nasional yang memunculkan diri Calon Presiden Indonesia 2014 belum satupun tampil dengan gagasan visioner terutama dalam hal menyangkut visi kebangsaan dan kebudayaan, selain Prabowo Subianto. Sementara lainnya lebih bersimulasi pada pencitraan diri.

Saya pun tidak peduli dan tidak pula mempersoalkan siapa itu sosok Prabowo Subianto. Ketertarikan saya terhadap capres yang diusung oleh Partai Gerindra ini lantaran paparan gagasan visoner tentang visi kebangsaan dan kebudayaannya, mengembalikan kejayaan dan martabat Indonesia sebagai bangsa besar dan berdaulat. Visi ini mengingatkan kita pada spirit yang dibangun oleh leluhur founding father kita yaitu semangat Sumpah Palapa – Mahapati Gajah Mada dan doktrin Trisakti – Bung Karno, mengembalikan kejayaan dan martabat Indonesia sebagai bangsa yang besar dan berdaulat. 

Saturday, 13 April 2013

HANYA DI SYRIA (REPOSTED)

Pengantar:
Saya baru saja menerima kiriman di beranda "facebook" saya berupa artikel ini. Sebenarnya artikal ini adalah copas-an dari artikel saya yang saya postingkan bulan Oktober 2011, namun sayangnya dalam copas-an tersebut tidak disebutkan sumbernya, yaitu blog ini.

Tentu saja saya cukup penasaran dibuatnya karena ternyata tulisan ini mendapat ratuan "like". Maka saya pun mengecek artikel aslinya yang ada di blog ini pada google. Ternyata sampai beberapa halaman yang saya cari tidak kelihatan, justru copas-annya yang muncul di beberapa blog dan jejaring sosial lain. Tapi biarlah.

Silakan meng-copas tulisan saya sebagaimana beberapa kali saya lakukan pada tulisan-tulisan orang lain. Namun cantumkanlah sumbernya sebagai bentuk penghargaan pada jerih payah penulisnya. Akan lebih baik lagi kalau juga di-link-kan dengan sumber aslinya agar mendapatkan hitnya.

Terima kasih.


----------------------------

Hanya di Syria, seseorang bisa membeli 1 liter bensin seharga 15 SL (Syrian Lira, 1 SL setara sekitar 2$), sementara harga minyak dunia adalah 40 SL. Hanya di Syria, seseorang berhak mendapat perawatan gratis di rumah sakit, bahkan jika harus menjalani operasi. Hanya di Syria, pajak penghasilan hanya 5% untuk mereka yang berpenghasilan tinggi sementara yang berpenghasilan rendah tidak dikenakan pajak.

Hanya di Syria semua anak bisa bersekolah gratis dari SD hingga universitas.Hanya di Syria, hutang luar negerinya sebesar 0$. Hanya di Syria, yang sistem ekonominya berubah dari sosialis ke sistem pasar bebas dan nilai tukar mata uangnya terhadap mata uang asing relatif konstan dan stabil.

Hanya di Syria, terdapat lebih dari 1 juta pengungsi Palestina dengan hak-hak kewarganegaraan yang sama dengan penduduk asli tanpa diskriminasi sedikit pun. Hanya di Syria, terdapat 2 juta pengungsi Irak saat terjadi serangan Amerika, dan tidak satupun dari mereka yang tinggal di tenda-tenda pengungsian.

Hanya di Syria, seseorang bisa duduk makan di restoran dan mendapatkan Presiden dan sang istri sedang makan di meja sebelah. Hanya di Syria kita menjumpai seorang penganut Shiah menikah dengan penganut Alawite (satu sekte Islam yang mengagungkan sepupu Nabi Muhammad, Ali bin Abi Thalib, namun bukan Shiah. Banyak terdapat di Syria, Lebanon dan Turki) yang ibunya penganut Sunni dengan saudara ipar seorang penganut Kristen dengan saudara sepupu seorang Kurdi atau Druze (satu sekte agama yang mencampurkan kayakinan Islam dengan Kristen, banyak terdapat di Lebanon dan Syria).

Hanya di Syria, yang pemerintahannya telah mengeluarkan undang-undang parpol, undang-undang media massa, undang-undang pemilu, dan undang-undang pemerintahan daerah. Mereka juga telah mengeluarkan amnesti massal dan peraturan-peraturan lainnya demi mengubah negara menjadi lebih demokratis. Dan lucunya pemerintahan negara-negara tetangga meminta sang presiden untuk "mendengarkan tuntutan rakyat" dan bertindak demokratis hingga menuntut dilakukannya pemilihan umum yang dipercepat disertai pengunduran diri sang presiden. Sementara negara-negara tetangga itu tidak pernah melakukan hal-hal yang dituntutnya itu. Mereka menuntut dilakukannya amandemen undang-undang Syria sementara jika ada seorang warga mereka meneriakkan kata "konstitusi", ia akan dijebloskan ke penjara dengan tuduhan melakukan tindakan "bid'ah".

Pesan berbahaya dalam kemasan Susu Indomilk!!!

Pengantar blogger: Apa yg dilakukan Indomilk ini merupakan test case dari upaya para penyembah setan global untuk menyebar-luaskan homoseksualitas di Indonesia yg mayoritasnya berpenduduk Islam dan sangat anti terhadap homoseksualitas. Di negara-negara "maju" upaya ini sudah sangat berhasil sehingga homoseksualitas telah menjadi sesuatu yang dianggap wajar, bahkan bagi yg menentangnya dijamin bakal masuk penjara.

-----------------

Tulisan ini dari seorang pembaca koran lalu di-share oleh seseorang di facebook, saya pun merasa turut prihatin dan mencoba kembali share di blog miskin ini…

Waspadai Kampanye Menyesatkan yg Terselubung pada kemasan Produk Internasional maupun Nasional…

Akhi Ukhti, Baca dengan seksama, lalu tandai/tag dan sebarkan/share untuk saling mengingatkan… Demi kebaikkan kita bersama…

Seorang pembaca Harian Republika, Anangga K, dari Tangerang, menulis Surat Pembaca pada hari Jum’at (02/12/2011) tentang pesan berbahaya yang terdapat dalam kemasan Susu bubuk full cream ukuran 400 gr bermerk Indomilk. Berikut lengkapnya!

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Fakta ini saya temukan secara tidak sengaja sekitar dua hari lalu (29/11). Pada hari itu, saya dan istri saya pergi berbelanja kebutuhan sehari-hari di hipermarket terdekat. Seluruh kebutuhan tersedia dan kami temukan dengan mudah. Keganjilan muncul di benak saya ketika kami membeli susu bermerek Indomilk bubuk full cream instan ukuran 400 gr (JBC1025002).

Ketika istri saya menunjukkan susu bubuk yang dimaksud, tersirat dalam pandangan saya hal yang aneh dalam kemasannya. Setelah diperhatikan lagi, ternyata orang tua dalam foto keluarga yang menjadi model kotak susu itu adalah kedua-duanya pria.

Pada umumnya, apabila sebuah brand susu menampilkan foto keluarga, pasti terdiri atas keluarga utuh-ayah, ibu, dan anak-bukannya ayah, ayah, dan anak. Disadari atau tidak, gambar tersebut memiliki pesan, sebuah keluarga yang sehat terdiri atas ayah dan suaminya yang memiliki seorang anak-hasil adopsi atau tidak.

Mungkin hanya pikiran saya yang terlalu mengada-ada atau memang pesan nyata yang disampaikan oleh produsen susu tersebut, eksistensi kaum penyuka sesama jenis saat ini mulai dipublikasikan di Indonesia. Melalui media-media yang banyak orang dewasa tidak menyadarinya.

Padahal, seperti yang kita tahu, susu tersebut ditujukan untuk anak-anak yang daya tangkap subconcious brain-nya sangat baik. Hal terburuk yang dapat terjadi apabila dibiarkan terus-menerus adalah pembentukan karakter anak menuju arah yang salah.

ANTARA DAHLAN ISKAN DAN PRABOWO SUBIANTO

Saya baru saja menerima e-mail dari seorang teman yang penasaran dengan "manuver" yang dilakukan Meneg BUMN Dahlan Iskan yang membuat pernyataan tentang keinginan membeli minyak dari Iran. E-mail tersebut juga dilampiri dengan satu postingan di dunia maya yang ditulis oleh seorang Dahlan Iskanis (anggota Dahlan Iskan Fans Club) yang isinya mengkritik suara-suara miring tentang langkah Dahlan Iskan tersebut yang dianggap sebagai pencitraan belaka. Tampak sekali tulisan tersebut ditulis dengan nada yang emosional se-akan-akan Dahlan Iskan benar-benar serius dengan rencana tersebut.

Ketika mendengar berita tentang rencana pembelian minyak Iran saya kembali tertawa di dalama hati. Tidak bosan-bosannya Dahlan Iskan ini membuat berita bombastis demi mendongkrak popularitasnya menjelang pilpres 2014 mendatang.

Marilah kita kaji dengan kepala dingin. Rencana pembelian minyak Iran tersebut baru sekedar wacana. Sama seperti wacana listrik gratis yang dulu digembar-gemborkan Dahlan Iskan, atau wacana pengembangan mobil listrik dan berbagai wacana lainnya yang tidak pernah terealisir. Sama seperti wacana-wacana imaginer tersebut di atas, publik Indonesia telah dibuat terbuai oleh sosok Dahlan Iskan. Yah, mayoritas masyarakat Indonesia memang tengah sakit mental sehingga tidak sanggup berfikir dengan jernih.

Membeli minyak Iran? Bagi saya itu adalah "bualan terbesar tahun ini". Sejak kapan Indonesia berani melawan Amerika? Kalau Anda atau Dahlan Iskan bisa memberi penjelasan bahwa pemerintah Indonesia adalah pemerintah yang merdeka dari pengaruh Amerika, , atau memberikan satu bukti saja contoh kebijakan yang bertentangan dengan kepentingan Amerika, maka saya baru bisa mempercayai hal itu. Namun sayangnya, dikaji dari sudut manapun kita akan mendapatkan fakta bahwa pemerintah Indonesia hanyalah "bawahan" dari Amerika.

Thursday, 11 April 2013

DING-DONG! AKHIRNYA TUKANG SIHIR ITU MATI

Hampir tidak ada hal-hal buruk yang ditulis oleh media massa mapan termasuk di Indonesia tentang Margaret Thatcher, baik selama menjadi perdana menteri Inggris hingga setelah meninggalnya. Maka saya agak terkejut setelah mendapatkan berita-berita tentang rakyat Inggris yang berpesta pora merayakan kematiannya. Tidak hanya itu, lagu “Ding Dong! The witch is dead” yang oleh publik diasosiasikan dengan kematian Thatcher, terdongkrak popularitasnya hingga muncul sebagai lagu terlaris di Inggris saat ini.

Menyusul pengumuman kematian Thatcher hari Senin (8/4) akibat stroke, sebagian rakyat di kota-kota seperti Glasgow, London, Belfast, Manchester hingga kota-kota yang lebih kecil, menyelenggarakan pesta jalanan. Kata-kata "witch" atau tukang sihir juga menjadi kata yang laris digunakan di media online sebagai kata ganti untuk Thatcher. Maka tidak terlalu mengherankan jika kemudian lagu “Ding Dong! The witch is dead” yang dinyanyikan Judy Garland muncul sebagai lagu terlaris di toko online terbesar Amazon.com  sementara versi lainnya yang dinyanyikan Ella Fitzgerald menjadi lagu terlaris yang didownload melalui iTunes UK.

Kalimat “The Witch is Dead” juga menjadi tema utama yang tertulis di spanduk-spanduk dan  banner yang diusung para peserta pesta jalanan memperingati kematian Thatcher yang digelar di Brixton, selatan London.

Kesuksesan lagu "Ding-Dong! ..." didongkrak pula oleh akun Facebook bernama “Is Margaret Thatcher Dead Yet?” yang mendapatkan sekitar 40.000 like.

Terlepas dari itu semua Margaret Thatcher merupakan perdana menteri yang paling dikenal oleh rakyat INggris. Sebuah survey yang digelar lembaga pooling "YouGov" menunjukkan sebanyak 28 persen rakyat INggris percaya Thatcher adalah perdana menter terbaik di antara 13 perdana menteri Inggris sejak tahun 1945. Sebanyak 48 persen responden juga menganggapnya telah berhasil menjadikan ekonomi Inggris menjadi lebih baik.

MENARA SETAN MEKKAH DAN TANDA-TANDA KIAMAT

Dalam Islam terdapat kewajiban untuk mempercayai bahwa semua perkataan Nabi Muhammad adalah kebenaran. Terkait dengan hal itu kita harus prihatin bahwa berdasarkan hadits (perkataan atau perbuatan) Nabi yang dianggap valid, akhir jaman tampaknya sudah dekat.

Hadits tersebut adalah bahwa salah satu ciri-ciri sudah dekatnya hari akhir adalah adanya fenomena "para pengembala bertelanjang kaki yang bodoh menjadi pemimpin dan berlomba-lomba membangun bangunan tinggi".

Kitab hadits yang dianggap paling valid oleh sebagian besar umat Islam, Shahih Bukhari, menuliskan, "ketika para pengembala onta yang miskin berlomba-lomba membangun gedung tinggi". Riwayat lain dalam kitab yang sama menyebutkan ciri-ciri kiamat adalah, "ketika orang-orang yang bertelanjang kaki menjadi pemimpin umat."

Kitab hadits paling valid kedua setelah Shahih Bukhari, yaitu Shahih Muslim menyebut, "kamu akan melihat orang-orang bertelanjang kaki dan dada, para pengembala miskin berlomba-lomba membangun gedung-gedung tinggi". Riwayat lain dalam kitab yang sama tertulis, "ketika orang-orang bertelanjang kaki dan dada menjadi pemimpin umat." Sedangkan riwayat ketiga dalam kitab yang sama tertulis, "ketika kamu menyaksikan orang-orang bertelanjang kaki dan dada, orang-orang yang tuli dan bodoh, menjadi raja di dunia."

Ulama besar Ibnu Hajar dalam kitabnya Fath al-Bari menyebutkan bahwa istilah "orang-orang bertelanjang kaki dan dada" merupakan bentuk penggambaran orang-orang yang bodoh yang berasal dari kaum terbelakang, yang tidak memahami tentang agama. Gambaran ini identik dengan orang-orang Arab badui yang dalam Al Qur'an disebut sebagai "orang-orang yang tidak mengerti agama" (ma'af saya lupa nama surat dan ayatnya) dan "keterlaluan dalam kemunafikan" (yang ini saya ingat, QS At-Taubah 101).

KERUNTUHAN DINASTI SAUDI (SEPERTINYA) TAK TERHINDARKAN

Semua faktor bagi terjadinya revolusi telah ada di Saudi Arabia. Maka apapun yang dilakukan pemerintah Saudi, termasuk tindakan-tindakan represif, tidak akan bisa menghentikan revolusi. Demikian dikatakan Direktur Institute for Persian Gulf Affairs (IGA) Ali al-Ahmed dalam wawancara dengan Press TV hari Selasa (9/4).

“Semua faktor bagi terjadinya revolusi dan aksi-aksi protes telah ada di Saudi Arabia. Maka tidak akan ada gunanya bagi pemerintah Saudi untuk menghentikan aksi-aksi protes," kata Ali al-Ahmed. “Kita akan menyaksikan sebuah gerakan nasional aksi-aksi protes di negeri itu, menurut saya, dalam waktu beberapa bulan atau minggu mendatang," tambahnya.

"Mereka (pemerintah Saudi) telah melakukan semuanya, membunuh, menangkapi ribuan orang dan semua cara yang mungkin, termasuk menerapkan taktik-taktik yang dilakukan NAZI dan regim-regim fascis di media massa, dan semuanya gagal. Kini saatnya melihat jam berdetak dan menyadari bahwa seluruh negeri kini telah bangkit melawan mereka (regim) dan bisanya orang-orang berteriak-teriak di jalanan mengecam mereka membuktikan bahwa mereka lebih lemah dari yang disangka orang. Jam terus bertetak," tambah Ali lagi.

Menurut Ahmed yang terjadi di Saudi saat ini bukan sekedar masalah pemerintahan tiran yang telah berkuasa selama 70 tahun. Juga bukan masalah sekedar masalah politik, melainkan masalah pengangguran dan kemiskinan yang tinggi, serta korupsi yang dilakukan keluarga penguasa.”

Ahmed menunjukkan taktik-taktik khusus yang dilakukan regim penguasa yang dimaksudkan untuk mengalihkan permasalahan, yaitu  berupa penciptaan cerita-cerita dan skenario yang diarahkan kepada negara lain sembari melakukan penumpasan aksi-aksi demonstrasi.

Selama beberapa terakhir pemerintah Saudi telah menyerang rumah-rumah dan kantor-kantor milik aktifis masyarakat di ibukota Riyadh, Mekkah, Jeddah dan kota-kota di Provinsi Timur. Dalam aksi-aksi tersebut mereka telah menangkapi sejumlah besar tokoh masyarakat, ulama, pelajar, akfitis sosial hingga para professional.

Pada tgl 1 Maret lalu aparat keamanan menangkap lebih dari 300 pendemo, termasuk 15 wanita, yang berkumpul di depan kantor biro keamanan dan investigasi menuntut pembebasan para tahanan politik.

PM BARU LEBANON, JAMIN ANTI-ISRAEL

Lebanon adalah satu medan tempur lain dimana kekuatan zionisme internasional mengalami kekalahan, setelah Irak dan tidak lama lagi Syria.

Jika perdana menteri terakhir yang baru mundur, Najib Miqati, dianggap terlalu lemah dalam sikapnya atas kekuatan zionis internaisonal (Israel-Amerika-Saudi), maka 2 perdana menteri sebelumnya yaitu Fuad Siniora dan Saad Hariri adalah pendukung kuat zionisme internasional. Namun kini Lebanon dipimpin oleh perdana menteri baru yang dari awal sudah menyatakan tekadnya untuk mendukung gerakan anti-Israel. Perdana menteri baru ini adalah Tamam Salam.

Pernyataan anti-Israel kembali dikemukakan Tamam Salam dalam pertemuannya dengan dubes Iran untuk Lebanon Ghazanfar Roknabadi hari Minggu (7/4). Dalam pertemuan tersebut Salam menyerukan kepada pemerintah Iran untuk memberikan dukungannya bagi perjuangan melawan Israel.

“Kami berharap Iran memberikan dukungannya pada Lebanon untuk memenuhi tujuan ini (melawan Israel)," kata Salam menjawab pernyataan dubes Iran sebelumnya tentang Israel.

Kesatuan nasional, solidaritas, harmoni dan menjaga stabilitas dan keamanan di Lebanon merupakan kunci untuk menghadapi Israel," kata dubes Iran.

Pada kesempatan tersebut Dubes Roknabadi menyampaikan selamat kepada Salam atas terpilihnya sebagai perdana menteri Lebanon yang baru dan menyatakan kesiapan Iran untuk memberikan dukungan kepada pemerintah dan seluruh kelompok masyarakat Lebanon dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi.

Salam, 68 tahun, terlipih sebagai perdana menteri baru hari Sabtu (6/4) setelah mendapat dukungan dari seluruh kelompok politik Lebanon termasuk Hizbollah. Ia akan memimpin pemerintahan yang diharapkan masyarakat Lebanon dapat menyelesaikan pertikaian politik terkait persiapan pemilu yang telah mengakibatkan Najib Miqati mengundurkan diri setelah tidak bisa menjembatani perbedaan pandangan antar fraksi-fraksi politik.

Tuesday, 9 April 2013

RAKYAT AMERIKA PERCAYA TEORI KONSPIRASI

Inilah yang menyebabkan Department of Homeland Security, lembaga yang dibentuk untuk menangkal terorisme, baru-baru ini membeli ribuan panser, senjata serbu dan miliaran butir peluru. Ini pula yang menjadi alasan lembaga penanggulangan bencana Amerika, FEMA, membangun puluhan kamp tahanan di berbagai tempat yang dilengkapi dengan jutaan kantong mayat. Hal ini adalah kesadaran rakyat Amerika tentang adanya konspirasi rahasia jahat yang mengendalikan negara mereka.

Baru-baru ini sebuah "pooling" yang diadakan oleh lembaga kajian Public Policy Polling menemukan fakta yang mencengangkan tentang pendapat rakyat Amerika tentang berbagai isu "teori konspirasi". Beberapa di antaranya adalah 20% dari pendukung Partai Republik percaya bahwa Presiden Obama adalah ‘antichrist’ atau dalam Islam disebut sebagai "dajjal". Di sisi lain lebih dari 30% rakyat Amerika percaya bahwa suatu "elit kekuatan rahasia" menguasai dunia. Lebih jauh "pooling" juga menunjukkan bahwa 37% rakyat Amerika percaya isu "pemanasan global" merupakan kebohongan, sementara 11% rakyat Amerika percaya serangan WTC sebagai tindakan konspirasi pemerintah Amerika.

Sebenarnya penyelenggaran "pooling" Public Policy Polling (P3) dan media massa "mapan" yang mempublikasikan penelitian tersebut telah berusaha "mengecilkan" makna dari hasil penelitian. P3 misalnya mencampur adukkan isu-isu "teori konspirasi" yang rasional dengan hal lain yang tidak rasional, misalkan tentang piring terbang, alien dan manusia kadal yang memberi kesan semua hal tentang "teori konspirasi" sebagai hal yang tidak rasional. Sementara salah satu media Inggris yang mempublikasikan penelitian, The Independent menyebutkan hasil penelitian sebagai sesuatu yang "aneh" dan "tidak umum" dengan memberi judul bizzare. Independen misalnya tidak melakukan analisa mengapa sebagian rakyat Amerika percaya bahwa serangan WTC adalah konspirasi pemerintah.

SYRIA BISA MENJADI AFGHANISTAN KEDUA


PEMBERONTAK TERPUKUL MUNDUR

Jika kondisi tidak bisa lagi dikendalikan oleh pihak-pihak yang terlibat dalam kerusuhan di Syria, negeri yang sampai 3 tahun lalu masih menjadi negara aman, damai dan makmur ini bakal menjadi Afghanistan kedua.

Kekhawatiran ini tidak kurang diungkapkan sendiri oleh panglima AB Amerika Jendral dalam wawancara dengan satu televisi berbahasa Arab yang didirikan Amerika, Al Hurra, Minggu (7/4).

"... Saya khawatir bahwa Syria bisa menjadi ajang konflik yang berkepanjangan," kata Dempsey.

Sejak terjadinya kerusuhan yang dimulai bulan Maret 2011 lalu, telah lebih dari 70 ribu warga Syria kehilangan nyawanya dan puluhan ribu lainnya mengalami luka-luka. Selain itu terdapat lebih dari 600.000 warga Syria yang terusir dari tempat tinggalnya dan menjadi pengungsi di negara-negara tetangga. Padahal selama ini Syria merupakan "surga"-nya para pengungsi dari negara-negara tetangganya seperti Palestina dan Irak dimana tidak seperti di negara-negara lain para pengungsi itu mendapat hak untuk memiliki properti dan pekerjaan.

Pernyataan Dempsey tersebut menyusul kekhawatiran yang sama yang dikeluarkan Presiden Syria Bashar al Assad dalam wawancara dengan televisi Turki sehari sebelumnya. Bashar menyatakan bahwa jika pemberontak yang didukung kekuatan asing bisa mengambil alih kekuasaan, maka akan terjadi destabilisasi di seluruh kawasan Timur Tengah selama berpuluh-puluh tahun.

"Jika kerusuhan di Syria membuat negeri ini terpecah, atau jika para teroris berhasil mengambil alih kekuasaan, maka situasi chaos tidak akan terhindarkan merembet ke sejumlah negara tetangga dan menimbulkan efek domino di seluruh kawasan Timur Tengah," tambah Bashar.

Sunday, 7 April 2013

5 PROPAGANDA JAHAT ATAS SYRIA

Masih ingat kasus Nariyah? Itu adalah seorang wanita yang mengaku sebagai perawat Kuwait yang bersaksi bahwa tentara Irak melempar keluar 312 bayi dari inkubatornya hingga tewas setelah pasukan Irak menginvasi Kuwait tahun 1991.

Media massa Amerika menayangkan kesaksian tersebut selama berbulan-bulan, mengakibatkan publik Amerika marah kepada pemerintahan Saddam Hussein di Irak dan merestui tentara Amerika melakukan serangan terhadap Irak hingga berkobar Perang Teluk I yang menewaskan puluhan ribu warga Irak.

Namun kemudian terbongkar kebenaran bahwa Nariyah adalah seorang perawat palsu. Ia tidak pernah berada di Kuwait saat terjadi serangan Irak. Ia bukan perawat dan ia adalah putri dari dubes Kuwait di Amerika, Saud bin Nasir Al-Sabah. Saat kebenaran itu terkuak, kehancuran telah terjadi di Irak. Dan kini propaganda palsu yang sama tengah dilancarkan Amerika dan sekutu-sekutunya atas Syria.

Pertama kasus anak-anak Daraa. Pada awal terjadinya kerusuhan di Syria bulan Maret 2011, media massa barat dan "underbow"-nya di berbagai belahan bumi termasuk di Indonesia, gencar memberitakan kisah tentang beberapa pelajar dari kota Daraa yang menulis di tembok bangunan tulisan yang berbunyi "Rakyat menginginkan pemerintahan jatuh". Akibat tulisan tersebut mereka ditangkap oleh aparat keamanan dan disiksa dengan berbagai cara, termasuk dengan mencabut kuku-kuku mereka. Setelah bertahun-tahun, tidak pernah diketahui di mana anak-anak itu sekarang, termasuk wajah dan identitas mereka, termasuk tidak diketahui siapa yang pertama kali menuliskan cerita ini. Anak-anak itu bagaikan cerita hantu.

Kedua kasus kematian Hamza Alkhatib, seorang remaja yang tewas dimutilasi di Daraa pada awal kerusuhan. Cerita yang beredar adalah bahwa ketika mulai terjadi kerusuhan, tentara membunuhnya dan menyembunyikan mayatnya selama beberapa hari. Kemudian mereka menyerahkan mayat yang telah termutilasi ini kepada keluarganya sehingga menimbulkan kemarahan warga yang berakibat kerusuhan yang semakin meluas. Cerita ini tentu saja sangat tidak rasional. Kalau tentara benar-benar membunuhnya, mengapa mereka harus memutilasinya dan menyembunyikan mayatnya selama beberapa hari dan kemudian menyerahkan kepada keluarganya saat kondisi tengah rusuh? Cerita tersebut juga tidak sejalan dengan fakta bahwa orang tua Hamza telah bertemu dengan Presiden Bashar al Assad dan kemudian berkata, "Saya tidak akan mengijinkan siapapun memanfaatkan kematian anak saya. Saya tidak percaya tentara telah membunuhnya, dan Presiden telah menjanjikan penyidikan atas kasus ini."